news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelajar Pelaku Peledakan di Sekolah Diamankan Polisi, Motifnya karena Sering Dirundung

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28 WIB
Reporter:

Padang, tvOnenews.com - Seorang pelajar berinisial R diamankan aparat kepolisian setelah diduga meledakkan bom rakitan berdaya ledak rendah di sebuah sekolah di Padang, Sumatera Barat. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena pihak sekolah segera mengamankan pelaku setelah ledakan pertama terjadi.

Kapolresta Padang Kombes Pol. Apri Wibowo menyampaikan, polisi bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak sekolah. 

Saat petugas tiba, pelaku telah lebih dahulu diamankan oleh guru sebelum kemudian dibawa ke Mapolresta Padang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Demi meminimalisasi dampak psikologis lanjutan, yang bersangkutan langsung kami bawa untuk pemeriksaan," ujar Arief.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain kelereng, ketapel, bom molotov, serta tiga bom rakitan lain yang belum sempat diledakkan.

Ledakan pertama diketahui terjadi di sebuah ruang kelas. Polisi menyebut daya ledak bom tergolong rendah (low explosive) sehingga hanya menimbulkan kepulan asap tanpa menyebabkan kerusakan besar maupun korban.

"Terjadi ledakan low explosive. Yang tampak hanya asap di depan kelas, tepatnya di bagian luar dalam laci meja," kata Arief.

Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga aksi tersebut dipicu oleh rasa dendam dan tekanan yang dialami pelaku karena mengaku kerap menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah.

"Setelah kami selidiki, ada siswa berinisial R yang karena rasa dendam dan merasa tertekan karena sering dibully oleh temannya, kemudian ingin meluapkan emosinya dengan melakukan tindakan tersebut," jelasnya.

Saat ini, R masih menjalani pemeriksaan intensif dengan pendampingan psikologis. Kepolisian juga telah memanggil sejumlah saksi, termasuk rekan-rekan pelaku, untuk dimintai keterangan guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif kejadian.

Polisi masih mendalami asal-usul bahan peledak yang digunakan serta proses pembuatan bom rakitan tersebut. 

Sementara itu, pihak sekolah dan aparat diharapkan turut mengevaluasi penanganan kasus perundungan agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:12
01:26
05:21
06:10
00:56
04:23

Viral