news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tidak Hanya Terikat Rantai, Tubuh Bocah yang Disekap Mengalami Luka -luka

Kamis, 6 Januari 2022 - 12:24 WIB
Reporter:

Sumedang, Jawa Barat - Warga komplek Anggrek Regency, Kabupaten Sumedang digegerkan dengan dugaan adanya penyekapan seorang bocah laki-laki berusia sekitar 5 tahun di salah satu rumah milik seorang perempuan berinisial S. Bocah tersebut ditemukan warga dalam keadaan tangan dan kakinya diikat rantai besi.

Pasca penyiksaan bocah yang dirantai di Perumahan Anggrek Regency Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pihak Polres Sumedang hingga kini memasang garis polisi.

Terlihat suasana di Perumahan Anggrek Regency kawasan situ Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang Jawa Barat setelah salah satu rumah dipasangi garis polisi, pasca ditemukannya bocah usia lima tahun yang diduga disekap dalam keadaan kaki dan tangan terikat rantai besi.

Hingga kini, pemilik rumah atas inisial S masih menjalani pemeriksaan di Polres Sumedang, Jawa Barat.

Sementara itu, menurut ketua RT setempat S telah lama tinggal di kawasan tersebut. Namun dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, S berniat pindah dan menjual rumah sehingga jarang bertemu dengan warga setempat.

Bahkan warga tidak mengetahui ada anak kecil di rumah tersebut. Sementara hubungan sang anak dengan inisial R bersama S masih belum diketahui warga. 

Sebelumnya warga Perumahan Anggrek Regency di Kabupaten Sumedang Jawa Barat sempat digegerkan dengan ditemukannya seorang bocah laki-laki terikat rantai di lantai dua di dalam rumahnya.

Hingga kini pihak kepolisian Polres Sumedang masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus bocah terikat rantai di rumahnya. Seorang bocah laki-laki ditemukan warga terikat rantai di dalam kamar, di salah satu rumah dalam Perumahan Anggrek Regency, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Saat ditemukan bocah yang diketahui berinisial R tersebut dalam keadaan terlentang dengan keadaan tangan terikat rantai yang mengait pada velg mobil, dan kaki terikat rantai yang terikat pada tangga.

Warga yang menemukan bocah malang itu langsung menyelamatkannya. Terungkapnya penemuan bocah yang diduga disekap ini berawal saat warga mencium aroma bau gosong di rumah tersebut, dan mengira ada kebakaran.

Petugas keamanan perumahan yang mendapat laporan warga langsung mendobrak pintu rumah untuk mencari sumber bau gosong. Namun, petugas keamanan dan warga yang masuk justru dikejutkan dengan penemuan seorang bocah dalam kondisi terikat di salah satu kamar di lantai dua.

Sang bocah kini dalam perawatan medis serta melakukan visum didampingi oleh unit PPA Polres Sumedang. Kepolisian masih menunggu hasil visum sang anak guna kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu para tetangga di lokasi pun tidak menyangka dan kaget dengan ditemukannya anak di dalam rumah itu. Menurut warga rumah itu sebelumnya ditinggali oleh S, namun sepengetahuan warga tidak ada anak laki-laki yang tinggal di rumah tersebut.

Setelah diselamatkan bocah Malang tersebut kini sudah dalam perlindungan pihak kepolisian Polres Sumedang. Polisi pun masih memeriksa beberapa saksi terkait kejadian tersebut.

Menurut pantauan tim tvOneNews, selain korban R, Polres Sumedang pun ikut mengamankan sejumlah barang seperti tongkat kayu, sapu, bahkan hingga alat penggorengan.

Saat ditemukan, R dalam keadaan luka-luka pada wajahnya. Selain itu juga ditemukan lebam dan memar pada pergelangan tangan dan kaki akibat dirantai.

Sementara itu, warga sekitar tidak tahu bahwa ada anak laki-laki yang ditemukan di rumah S. Selama ini, warga hanya tahu bahwa S tinggal sendiri di rumah tersebut. Menurut Ketua RT setempat, S diketahui memiliki anak perempuan yang tinggal di Lampung.(awy)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:10
17:09
03:05
05:01
02:24
01:36

Viral