news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Desa Wisata di Mojokerto Punya Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Energi Surya.
Sumber :
  • Istimewa

Desa Wisata di Mojokerto Punya Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Energi Surya

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mengembangkan ekosistem pengolahan sampah plastik berbasis teknologi pirolisis dan energi surya di Desa Wisata Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Minggu, 20 September 2026 - 21:31 WIB
Reporter:
Editor :

Dalam kegiatan Pendampingan dan Monitoring Kegiatan Iterasi Program Bestari Saintek yang dilaksanakan pada 19 September 2026, Prof. Yudi Darma, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, menyampaikan bahwa pelaksanaan program di Kembangbelor telah menunjukkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku wisata.

Ia menekankan pentingnya memastikan agar program yang dikembangkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai desa wisata, Kembangbelor juga memiliki peluang untuk mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai sarana wisata edukasi lingkungan.

Melalui konsep tersebut, masyarakat dan wisatawan dapat melihat secara langsung proses pengolahan sampah serta mengenal penerapan teknologi yang mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Yoggi Herdani, Ketua PMO Bestari Saintek, menekankan pentingnya mengoptimalkan pemanfaatan seluruh produk hasil pirolisis, baik produk minyak maupun char padat.

Melalui integrasi teknologi pengolahan sampah, energi terbarukan, dan pemberdayaan masyarakat, program ini diarahkan untuk membangun model pengelolaan sampah yang dapat memberikan manfaat lingkungan, ekonomi, dan sosial bagi Desa Wisata Kembangbelor.

Program ini diharapkan mampu mengurangi timbulan sampah plastik, meningkatkan nilai ekonomi material, mendukung kebutuhan energi operasional, serta membuka peluang pengembangan wisata edukasi berbasis lingkungan.

Pelaksanaan program ini didukung oleh kolaborasi lintas perguruan tinggi, yaitu Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, BUMDes, dan pengelola destinasi wisata dalam mewujudkan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya Desa Wisata Kembangbelor yang mandiri energi.(raa)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral