news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Amalia Rezeki.
Sumber :
  • Antara

Perkenalkan Amel, Wanita Pertama di Dunia Bergelar Doktor Konservasi Bekantan

Perjuangan Amalia Rezeki lebih dari 10 tahun dalam penyelamatan bekantan, primata endemik Kalimantan, kembali menorehkan tinta emas.
Rabu, 18 Januari 2023 - 19:18 WIB
Reporter:
Editor :

Baginya, air mata boleh habis tapi sebuah perjuangan pantang berhenti di tengah jalan. Sekali layar terkembang, surut ia berpantang.

Menurut Amel, melestarikan bekantan dan studi itu bagian dari ibadah. Dengan segala keterbatasan ia terus bergerak, walau terkadang direndahkan.

Ia berkeyakinan setiap usaha tidak akan pernah sia-sia jika bersungguh-sungguh serta berprasangka baik terhadap Allah.
 
Tak akan berhenti

Pada ujian akhir program doktoralnya, Amel banyak mendapatkan ucapan selamat dari beberapa tokoh nasional maupun mancanegara seperti dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar.

"Selamat dan Sukses ya. All the best. Saya senang kabar ini. Sukses selalu ya untuk Amel atas gelar doktornya," ucap Menteri LHK dalam karangan bunga yang terpajang di depan Pascasarjana ULM di Banjarmasin.

Begitu juga dari Prof. Tim Roberts, guru besar dari University of New Castle (UON) Australia.

Dalam tulisan berbahasa Inggris yang dikirimkannya ke ponsel Amel, Roberts menuliskan kalimat yang jika diterjemahkan mengandung arti "Saya menantikan hari ketika saya dapat menjabat tangan Anda dan saya ingin mengucapkan selamat Dr. Amalia, Anda adalah peneliti yang luar biasa dan Anda telah melakukan hal-hal hebat untuk konservasi".

Roberts merupakan sosok penting bagi Amel sebagai pembimbing penelitiannya.

Bahkan Roberts yang memelopori kerja sama riset bekantan antara Australia dengan Indonesia lewat pengiriman mahasiswa University of New Castle setiap tahunnya untuk magang dan penelitian di Pulau Curiak.

Nama sang profesor pun diabadikan di Stasiun Riset Bekantan di Pulau Curiak dengan nama Camp Research Tim Roberts, sebuah pusat studi dan penelitian bekantan dan ekosistem lahan basah hasil kolaborasi SBI dan Universitas Lambung Mangkurat sebagai perguruan tinggi negeri dengan visi menjadi universitas terkemuka dan berdaya saing pada bidang pengelolaan lahan basah.

Ucapan selamat untuk Amel juga disampaikan John McAuley dari Sydney, Australia, lewat Facebook pribadinya.

Pemerhati konservasi keanekaragaman hayati ini berujar, “Saya mengucapkan selamat kepada Anda, Doktor. Saya telah mengikuti pencapaian Anda untuk waktu yang lama dan tidak lain adalah kekaguman murni atas upaya tak kenal lelah Anda dan bekerja dalam konservasi. Saya yakin Anda akan mencapai lebih banyak lagi dalam hidup. Suatu hari seluruh dunia akan menyadari bahwa kami berutang besar padamu. Harapan terbaik untuk masa depan Anda".

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:08
01:26
01:53
04:46
00:47
01:57

Viral