- Gambar ilustrasi AI
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional
tvOnenews.com - Gaya hidup berbasis alam atau nature lifestyle kini berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, tren merawat tanaman hias, membangun taman rumah, hingga menghadirkan ruang hijau di area urban berubah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.
Tidak lagi sekadar hobi, ekosistem tanaman kini berkembang menjadi industri kreatif yang melibatkan komunitas, bisnis, desain interior, hingga sektor kesehatan mental.
Fenomena ini sebenarnya sudah lebih dulu berkembang di negara maju. Jepang misalnya, dikenal dengan konsep urban gardening dan terapi tanaman untuk mengurangi stres masyarakat perkotaan.
Sementara di Belanda, pemerintah dan komunitas lokal aktif mengembangkan taman kota berbasis biodiversitas untuk meningkatkan kualitas udara dan kesehatan warga.
Data dari Global Market Insights bahkan memperkirakan pasar tanaman hias dunia akan melampaui 30 miliar dolar AS dalam beberapa tahun ke depan, didorong meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan gaya hidup sehat.
Di Indonesia, tren serupa semakin terlihat sejak pandemi Covid-19. Minat masyarakat terhadap tanaman hias melonjak tajam, mulai dari monstera, philodendron, hingga tanaman pangan rumahan.
Tidak hanya di kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, komunitas pecinta tanaman juga tumbuh di berbagai daerah.
Perkembangan ini membuat ekosistem tanaman di Indonesia bergerak lebih luas, dari sekadar aktivitas hobi menjadi ruang kolaborasi lintas industri yang melibatkan arsitek, pelaku kreatif, hingga pengusaha tanaman hias.
Melansir dari Antara, perkembangan tersebut terlihat dari semakin banyaknya pameran dan forum yang mengangkat tema tanaman serta gaya hidup berbasis alam. Salah satunya melalui FLOII Expo 2026 yang resmi diluncurkan di Depok, Jawa Barat, sebagai bagian dari rangkaian pameran tanaman internasional yang akan berlangsung pada September 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Ajang ini mengusung tema “United by Nature”, yang menyoroti pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem tanaman modern. Tidak hanya menghadirkan pecinta tanaman, kegiatan ini juga melibatkan breeder, landscape designer, arsitek, hingga pelaku industri kreatif.
Fenomena ini menunjukkan bahwa industri tanaman kini tidak lagi berdiri sendiri. Tanaman mulai menjadi bagian dari desain ruang, gaya hidup urban, hingga pendekatan keberlanjutan lingkungan.
Di banyak negara maju, konsep seperti ini sudah menjadi bagian penting pembangunan kota modern. Singapura misalnya, aktif mengintegrasikan tanaman dan ruang hijau dalam desain bangunan perkotaan melalui konsep city in nature.
Sementara Korea Selatan mendorong pengembangan taman komunitas dan ruang hijau publik sebagai bagian dari kualitas hidup masyarakat urban.
Indonesia perlahan mulai bergerak ke arah yang sama. Kehadiran berbagai komunitas tanaman, workshop urban farming, hingga meningkatnya bisnis nursery menjadi indikator bahwa ekosistem tanaman nasional sedang berkembang pesat.
Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi bagian dari identitas visual dan gaya hidup masyarakat urban.
- Antara
Media sosial berperan besar dalam perubahan ini. Konten tentang dekorasi rumah hijau, tanaman indoor, hingga gaya hidup ramah lingkungan menjadi salah satu tren yang paling banyak diminati.
Perubahan pola hidup masyarakat perkotaan turut mendorong kebutuhan terhadap ruang hijau pribadi. Banyak orang mulai menyadari bahwa tanaman bukan hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu menciptakan suasana yang lebih sehat dan nyaman.
Dalam konteks itu, FLOII Expo 2026 hadir tidak hanya sebagai pameran tanaman, tetapi juga ruang edukasi dan eksplorasi kreativitas berbasis alam. Berbagai program disiapkan, mulai dari peluncuran varietas baru, workshop interaktif, talkshow komunitas, hingga ruang seni berbasis tanaman.
Penyelenggara juga menghadirkan kampanye seperti #TanamTaman dan #DimulaiDariSatu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tanaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan ini sejalan dengan tren global yang semakin menempatkan tanaman sebagai bagian dari kesehatan mental dan keseimbangan hidup. Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan keberadaan tanaman di rumah atau tempat kerja dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan produktivitas.
Industri Tanaman Indonesia Punya Potensi Besar di Tingkat Internasional
Perkembangan industri tanaman Indonesia juga mendapat perhatian dari pemerintah dan berbagai lembaga terkait. Salah satu isu yang kini menjadi perhatian adalah bagaimana pertumbuhan industri tetap berjalan seiring dengan aspek keamanan hayati dan keberlanjutan lingkungan.
Badan Karantina Indonesia menilai sektor tanaman memiliki potensi ekonomi besar sekaligus berkontribusi terhadap kualitas lingkungan. Namun, pertumbuhan industri juga perlu diimbangi dengan kepatuhan terhadap regulasi dan prosedur karantina tumbuhan agar ekosistem tetap sehat dan aman.
Potensi Indonesia sendiri dinilai sangat besar karena memiliki kekayaan biodiversitas tropis yang menjadi daya tarik pasar internasional. Berbagai jenis tanaman hias asal Indonesia bahkan sudah dikenal di pasar luar negeri.
Melihat tren tersebut, FLOII Expo 2026 diproyeksikan menjadi salah satu ruang penting untuk mempertemukan pelaku industri, komunitas, hingga publik dalam satu ekosistem yang lebih luas.
Tidak hanya sebagai ajang bisnis, perkembangan ekosistem tanaman di Indonesia kini mulai bergerak menjadi bagian dari perubahan gaya hidup masyarakat modern yang lebih dekat dengan alam, lebih peduli lingkungan, dan lebih terbuka terhadap konsep keberlanjutan di masa depan. (udn)