news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar..
Sumber :
  • Antara

Petani di Kabupaten Lebak, Banten, Diajak Untuk Penuhi Bahan Pokok Program MBG

Kelompok petani diajak untuk dapat memenuhi ketersediaan bahan pokok untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Banten.
Rabu, 24 Juni 2026 - 11:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kelompok petani diajak untuk dapat memenuhi ketersediaan bahan pokok untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Banten.

"Kita sudah mensosialisasikan kepada kelompok petani agar mengembangkan komoditas pertanian pangan dan sayuran guna memenuhi kebutuhan program MBG," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Rabu.

Program MBG yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berdampak positif terhadap pendapatan ekonomi petani.

Sebab, produksi hasil pertanian akan ditampung oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)/MBG.

Peluang usaha pertanian itu dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan petani juga menyerap lapangan pekerjaan.

Karena itu, pihaknya mengajak semua kelompok petani di daerah ini dapat mengembangkan pertanian pangan dan sayuran.

"Kita mengapresiasi untuk kebutuhan bahan pokok khususnya beras sudah mampu dipasok dari petani lokal," kata Rahmat.

Menurut dia, selama ini, kebutuhan sayuran masih kekurangan untuk memenuhi dapur SPPG, sehingga terpaksa mendatangkan dari luar daerah.

Dengan demikian, pihaknya berharap petani menggalakkan tanaman sayuran dataran rendah, seperti kacang panjang, ketimun, faria dan hoyong.

Potensi tanaman sayuran di Kabupaten Lebak hampir di semua kecamatan, sehingga dapat memenuhi permintaan dapur SPPG.

"Kami meyakini usaha pertanian tumbuh dan berkembang adanya program MBG itu," katanya menjelaskan.

Ketua Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak Asep Royani mengatakan program MBG yang beroperasi daerah itu sebanyak 200 SPPG dan mereka menampung produk lokal untuk membantu pendapatan ekonomi petani.

Produk lokal itu di antaranya sektor pertanian pangan beras, aneka sayuran, buah-buahan, dan sektor peternakan unggas, telur serta sektor perikanan budidaya ikan tawar, seperti ikan gurame, emas, lele dan nila.

"Semua produk lokal itu ditampung SPPG untuk memberikan makanan yang berkualitas dan bermutu terhadap penerimaan manfaat program MBG," katanya menjelaskan.

Ketua Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan sejak program MBG digulirkan maka banyak petani di sini mengembangkan aneka tanaman sayuran dataran rendah.

"Kita hasil panen tanaman ketimun dari luas dua petak sawah dan ditampung SPPG dan bisa menghasilkan pendapatan Rp50 juta per musim," katanya menjelaskan.(chm)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:36
12:21
05:10
05:13
02:35
02:28

Viral