- instagram Dedimulyadi71
Didoakan Masyarakat Adat Papua, Gubernur Jabar, KDM Terima Simbol Penjaga Hutan dari Korowai
tvOnenews.com - Perwakilan masyarakat Papua dari Kabupaten Boven Digoel menyerahkan replika Rumah Pohon Korowai kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM usai Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) di Jayapura, Papua, Jumat (29/5/2026).
Bagi masyarakat Korowai, replika tersebut bukan sekadar cenderamata, melainkan simbol hubungan harmonis antara manusia dan alam, sekaligus titipan harapan agar para pemimpin Indonesia turut menjaga hutan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat adat.
Replika Rumah Pohon Korowai, Simbol Pesan Menjaga Hutan Papua
Penyerahan replika Rumah Pohon Korowai menjadi salah satu momen yang menyita perhatian dalam rangkaian kegiatan APS 2026.
Rumah pohon yang selama ini dikenal sebagai ikon budaya masyarakat Korowai memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar bentuk arsitektur tradisional.
Franky, perwakilan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, menjelaskan bahwa replika tersebut berasal dari masyarakat adat yang hidup di kawasan pedalaman Papua.
Mereka secara khusus menitipkan pesan agar simbol budaya itu disampaikan kepada Dedi Mulyadi sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan.
“Mereka berdoa mudah-mudahan ada pemimpin yang amanah, yang baik, yang menghargai pemberian alam yang Tuhan kasih. Tuhan menciptakan tanah, air, pohon, dan semua kekayaan alam yang hari ini masih dijaga oleh masyarakat Papua,” kata Franky.
Menurutnya, masyarakat Korowai memandang pohon dan hutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Hutan menyediakan makanan, tempat tinggal, obat-obatan alami, hingga ruang untuk menjalankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
“Mereka berharap pesan ini bisa sampai. Mereka masih tinggal di pohon, hidup dari hutan, dan hutan adalah rumah sekaligus sumber makanan bagi mereka,” ujarnya.
Franky menegaskan bahwa masyarakat adat berharap perhatian terhadap Papua tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada upaya menjaga keberlangsungan hutan yang menjadi ruang hidup mereka.
“Mereka berpesan, mudah-mudahan setiap orang yang melihat dan mendengar kisah ini memahami pentingnya menjaga alam. Mereka juga berdoa agar Kang Dedi diberikan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.