news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Surya bin Samid, pemilah sampah yang terpilih menjadi Kepala Desa Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi saat bertemu dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Surya bin Samid, Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi ditanya oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal pendapatan menjadi pemilah sampah.
Jumat, 25 September 2026 - 07:54 WIB
Reporter:
Editor :

Depok, tvOnenews.com - Surya bin Samid, pemilah sampah yang terpilih menjadi Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, akhirnya bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pertemuan itu tidak lepas bahwa Dedi Mulyadi mendengar kisah Surya. Pemilah sampah itu menghebohkan publik lantaran resmi terpilih menjadi Kades Mekarwangi dengan torehan 4.107 suara di kontestasi Pilkades Serentak 2026.

Surya bin Samid pun bertemu dengan Dedi Mulyadi di Depok setelah dipanggil ke Kantor Kecamatan Cikarang Barat lantaran ada perwakilan pihak KDM dari Bandung pada Rabu (23/9/2026).

Dalam perbincangan itu, Surya bin Samid mulanya ditanya oleh Dedi Mulyadi terkait asal usulnya. Gubernur Jabar ingin memastikan bahwa pemilah sampah itu benar-benar terpilih menjadi Kades Mekarwangi, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

"Bapak dari desa apa bapak itu?," tanya Dedi Mulyadi dikutip tvOnenews.com, Jumat (25/9/2026).

"Dari Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi," jawab Surya.

Surya Ditanya Dedi Mulyadi soal Kerja sebagai Pemilah Sampah

Lebih lanjut, Surya kembali mendapat pertanyaan dari Dedi Mulyadi. Salah satunya mengenai pekerjaan Kades Mekarwangi terpilih tersebut yang dikenal sebagai pemilah sampah.

Surya mengatakan bahwa, dirinya kerap kali mengurus sampah basah dari perusahaan atau pabrik di wilayah Bekasi. Ia menampung sampah dan kemudian memilah yang bisa didaur ulang.

"Contohnya dari pabrik TBA. Bukan (bandar) sampah besar, tapi sampah-sampah di areanya aja, misal kayak botol-botol Aqua itu," tuturnya.

Ia tidak menampik pekerjaannya seperti pemulung rumahan. Sampah bekas yang dipilah-pilah olehnya akan diberikan kepada pengepul.

Selain sampah perusahaan, Surya juga kerap keliling mengambil sampah di tetangga bahkan rumah warga di Desa Mekarwangi. Bahkan tak jarang tetangga memberikan sampah yang sekiranya dapat diolah oleh pengepul.

Pengakuan tersebut membuat Dedi Mulyadi semakin penasaran terhadap keseharian Surya, termasuk mengenai penghasilan Kades Mekarwangi terpilih itu saat menjadi pemilah sampah.

Pendapatan Surya Kades Mekarwangi saat Menjadi Pemilah Sampah

Surya mulanya sempat ragu membeberkan jumlah pendapatannya dari hasil mengumpulkan sampah. Ia hanya mengatakan setidaknya penghasilan sebelumnya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Enggak banyak sih, tapi buat keluarga cukup lah," katanya.

KDM kemudian mendesak agar Surya mengungkapkan hasil pendapatannya saat menjadi pemilah sampah setiap bulannya. Kades Mekarwangi itu menyampaikan setidaknya dirinya bisa meraup uang sekitar Rp3 juta.

"Besarannya sekitar Rp3 juta," ungkap Surya.

Dedi Mulyadi Ingin Tahu Alasan Surya Jadi Kades Mekarwangi

Dengan hasil itu, KDM mempertanyakan keputusan Surya mencalonkan diri sebagai Kades Mekarwangi dalam kontestasi Pilkades Serentak 2026.

"Bapak gimana ceritanya nekat calonkan kepala desa di Bekasi? Tahu enggak rata-rata kepala desa di Bekasi? Dolar mainnya. Kok Bapak berani? Enggak punya duit tapi berani menjadi calon Kades," heran KDM.

Surya menjawab bahwa keputusan tersebut tidak lepas dari keinginannya untuk mengabdi kepada masyarakat. Setidaknya ia bisa membuat Desa Mekarwangi semakin lebih baik.

"Mungkin sebelumnya jugua baik, cuma saya ingin memperbaiki lagi," katanya.

Sambil dibalut dengan candaan, Dedi Mulyadi mengatakan, rata-rata calon kepala desa harus membutuhkan modal besar. Minimal mereka selalu berbaur dengan masyarakat sebelum digelarnya Pilkades.

Surya mengatakan, dirinya memang lemah dalam segi modal. Namun, ia juga kerap kali berbincang dengan masyarakat sehingga menjadi bekal utamanya untuk optimis menang dalam Pilkades.

Ia juga bersyukur ada banyak yang menjadi relawan dan tim sukses dirinya. Hal ini sebagai pembekalan dirinya untuk membawa perubahan di Desa Mekarwangi.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:12
06:45
04:21
04:52
04:00
07:00

Viral