news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lantik Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026)..
Sumber :
  • Istimewa

Dokter Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, KDM Titipkan Pengobatan Bagi Warga Tidak Mampu

Menurut KDM, program dokter keluarga dapat diwujudkan melalui perekrutan dokter kontrak oleh pemerintah kabupaten untuk ditempatkan di desa dan kelurahan. 
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:41 WIB
Reporter:
Editor :

“Tidak ada jalan lain kecuali satu, pendidikannya harus mendapat perhatian. Mereka harus sekolah gratis sampai perguruan tinggi,” tegasnya.

KDM juga meminta pembangunan infrastruktur menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Bekasi. 

Menurutnya, besarnya potensi keuangan daerah harus diikuti dengan percepatan belanja pembangunan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan hingga peningkatan kualitas sekolah dan fasilitas kesehatan.

“Dokter Asep sebagai bupati pimpin seluruh organisasi perangkat daerah di Bekasi. Tingkatkan layanan masyarakatnya, perbanyak belanja infrastrukturnya. Jalannya harus pada mulus, sekolahnya harus pada bagus, puskesmasnya harus menjadi puskesmas yang terbaik,” katanya.

KDM menyoroti kondisi lingkungan Kabupaten Bekasi yang dinilainya masih membutuhkan pembenahan. Persoalan sampah, sungai yang tidak terawat, serta kawasan yang belum tertata harus ditangani secara serius agar sebanding dengan perkembangan ekonomi dan industri daerah.

“Bekasi itu duitnya banyak, tapi daerahnya enggak rapi. Sungainya penuh sama sampah, sampah di tiap daerah menumpuk. Untuk itu sekarang dipimpin Dokter Asep, Bekasi harus kinclong dan Pemprov Jabar akan membantu penuh menata estetika Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

KDM meminta penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh, termasuk lingkungan permukiman, ruang publik, sungai, trotoar, dan kawasan perbatasan. 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga fungsi ruang terbuka dan lahan pertanian agar pembangunan tidak menghilangkan keseimbangan lingkungan.

“Harus ada ruang sawahnya tetap, ruang kalinya harus ada, rawanya tetap harus ada. Semua harus tertata,” katanya.

Untuk memastikan seluruh program berjalan, Dedi meminta Asep memimpin birokrasi secara tegas dan berorientasi pada hasil. Ia mengingatkan agar pengadaan barang dan jasa dilaksanakan secara terbuka, berdasarkan profesionalitas, serta bebas dari intervensi maupun praktik pembagian proyek.

“Lakukan seluruh pekerjaan, lelang secara terbuka. Yang menangnya adalah profesional. Bupati enggak boleh dititip-titip siapa yang akan menang. Terserah siapa yang terbaik,” tegasnya.

Ia juga mendorong kepala perangkat daerah, camat, dan lurah untuk turun langsung memantau kondisi masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan tidak cukup dijalankan dari balik meja, tetapi harus dibuktikan melalui pengawasan pelayanan, kondisi lingkungan, dan penyelesaian persoalan di lapangan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral