news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Petugas RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menyiapkan sarana dan prasarana untuk perawatan bagi warga Kabupaten Kudus yang menderita berbagai jenis penyakit akibat dampak bencana banjir..
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

RSUD dr. Loekmono Hadi Bebaskan Biaya bagi Korban Banjir di Kudus

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, membebaskan biaya perawatan bagi warga Kabupaten Kudus yang menderita berbagai jenis penyakit akibat dampak bencana banjir.
Kamis, 15 Januari 2026 - 22:20 WIB
Reporter:
Editor :

Kudus, tvOnenews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, membebaskan biaya perawatan bagi warga Kabupaten Kudus yang menderita berbagai jenis penyakit akibat dampak bencana banjir.

Hal ini disampaikan Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam, seiring ditetapkannya status tanggap darurat bencana.

”Kami turut prihatin atas musibah bencana yang sedang melanda berbagai wilayah di Kabupaten Kudus. Selama masa status tanggap darurat ini, semua pasien yang menjalani perawatan di RSUD dr, Loekmono Hadi, biayanya gratis,” terangnya.

Seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Kudus Nomor 300.2.2/16/2026, Pemerintah Kabupaten Kudus memberlakukan status tanggap darurat bencana pada 12 -19 Januari 2026.

Direktur menuturkan, hingga saat ini tercatat ada dua warga terdampak banjir yang menjalani perawatan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Satu warga menjalani pengobatan rawat jalan dan satu warga rawat inap.

”Keduanya warga Jetis Kapuan, Kecamatan Jati. Untuk yang rawat jalan keluhannya demam, sementara yang opname ada keluhan nyeri perut dan memiliki riwayat DM,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Abdul Hakam juga mengimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir agar tidak menunda untuk memeriksakan kondisi kesehatannya apabila mengalami keluhan.

“Kami mengimbau warga yang terdampak banjir untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti demam, diare, penyakit kulit, atau gangguan kesehatan lainnya. Jangan menunggu sampai kondisi memburuk, karena penanganan sejak dini akan sangat membantu proses penyembuhan,” ujarnya.

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan pascabanjir serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah munculnya berbagai penyakit.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kualitas air yang digunakan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Semoga situasi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal,” pungkasnya. (gml/buz)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:20
02:48
05:35
02:43
02:14
02:06

Viral