news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Grobogan..
Sumber :
  • BPBD Grobogan

Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mencapai 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.
Selasa, 17 Februari 2026 - 09:57 WIB
Reporter:
Editor :

Grobogan, tvOnenews.com - Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mencapai 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (17/2/2026) menyatakan, meski banjir meluas, namun hingga Senin (16/2) pukul 20.00 WIB, tidak terdapat pengungsian secara terpusat.

"Warga yang sempat terdampak sebagian besar melakukan evakuasi mandiri ke rumah kerabat terdekat atau ke tempat yang lebih aman." ungkap BNPB dalam keterangannya.

Meluasnya banjir terjadi seiring pergerakan debit air kiriman dari hulu yang berangsur menuju wilayah hilir.

Di sejumlah kecamatan bagian hulu, genangan dilaporkan telah surut, sementara di wilayah hilir justru mengalami penambahan tinggi muka air.

Banjir ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Grobogan pada Minggu (15/2) pukul 21.00 WIB hingga Senin (16/2) pukul 05.00 WIB.

Selain curah hujan lokal, banjir juga dipicu kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, Sungai Tuntang, serta Sungai Lusi yang menyebabkan sungai tidak mampu menampung debit air dan meluap ke permukiman warga.

Tercatat 42 desa di 10 kecamatan terdampak, dengan satu unit rumah mengalami rusak berat. Selain itu, terdapat sejumlah titik tanggul jebol, antara lain di Sungai Cabean Desa Tajemsari Kecamatan Tegowanu,

Kemudian Sungai Jajar Baru di Dusun Krasak dan Dusun Klampisan Desa Mojoagung Kecamatan Karangrayung (masing-masing sepanjang 15 meter), Sungai Jratun di Dusun Mbaru Desa Kebonagung Kecamatan Tegowanu, serta dua titik tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding Kecamatan Godong.

Wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Kedungjati, Tegowanu, Gubug, Purwodadi, Karangrayung, Geyer, Toroh, Pulokulon, Penawangan, dan Godong.

Di Kecamatan Kedungjati, banjir yang sebelumnya menggenangi tujuh desa seperti Klitikan, Kedungjati, Wates, Jumo, Deras, Kalimaro, dan Padas dengan ketinggian 20-40 sentimeter saat ini telah surut.

Berikutnya di Kecamatan Tegowanu, Desa Tajemsari tercatat 171 KK terdampak dan masih tergenang, sementara Desa Sukorejo 600 KK dan Kebonagung 526 KK serta 102 hektare sawah berangsur surut.

Di Kecamatan Purwodadi, genangan masih terjadi di Kelurahan Purwodadi berdampak pada 584 KK dan Kelurahan Kalongan, khususnya Perumahan Permata Hijau dengan 1.180 KK terdampak dan tinggi muka air sebelumnya mencapai sekitar 1 meter.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral