news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernung Jateng Ahmad Lutfi saat mengcek kesiapan Tol Bawen-Jogja untuk mudik lebaran, Selasa (10/3/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Dua Ruas Tol Baru di Jawa Tengah akan Dibuka Fungsional pada Mudik Lebaran 2026

Dua ruas jalan tol di Jawa Tengah akan mulai difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Kedua ruas tersebut yakni Tol Bawen–Ambarawa serta Tol Solo–Jogja hingga Prambanan.
Selasa, 10 Maret 2026 - 19:11 WIB
Reporter:
Editor :

Semarang, tvOnenews.com - Dua ruas jalan tol di Jawa Tengah akan mulai difungsionalkan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Kedua ruas tersebut yakni Tol Bawen–Ambarawa serta Tol Solo–Jogja hingga Prambanan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa pengoperasian secara fungsional ini bertujuan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas saat periode mudik, khususnya di sejumlah titik yang selama ini rawan terjadi kemacetan.

Salah satu fokus utama adalah kawasan Bawen yang kerap menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.

Dengan dibukanya Tol Bawen–Ambarawa, diharapkan beban lalu lintas di jalur utama dapat berkurang sehingga perjalanan pemudik menjadi lebih lancar.

“Dengan difungsionalkannya ruas ini, kita berharap potensi kemacetan atau titik rawan seperti black spot dan trouble spot bisa ditekan, terutama saat puncak arus mudik yang biasanya terjadi di kawasan Bawen,” ujar Luthfi saat meninjau jalur Ambon Tol Bawen–Ambarawa, Selasa (10/3/2026).

Pada ruas Tol Bawen–Ambarawa, pemerintah menyiapkan dua jalur operasional. Jalur A akan digunakan untuk mendukung arus mudik dari arah Bawen menuju Ambarawa dan dijadwalkan mulai difungsikan pada 13 Maret 2026.

Sementara jalur B rencananya akan digunakan untuk arus balik. Khusus jalur B saat ini masih dalam penyelesaian pengerjaan dan akan siap digunakan pada 15 Maret 2026 mendatang.

Meski sudah dapat dimanfaatkan oleh pemudik, Luthfi menjelaskan bahwa ruas tol ini masih bersifat fungsional.

Sejumlah fasilitas seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan belum sepenuhnya tersedia, sehingga pengoperasiannya belum dilakukan selama 24 jam penuh.

“Karena rambu dan penerangan belum lengkap, maka tol ini difungsionalkan hanya sampai pukul 17.00 wib,” jelasnya.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama masa mudik, pemerintah juga berkoordinasi dengan kepolisian dengan menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti pos pengamanan, kendaraan derek, serta pemantauan arus lalu lintas di sepanjang jalur tol.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah khusus untuk pemudik yang melintas di jalur Pantura, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Dalam skema yang disiapkan bersama Polda Jawa Tengah, kendaraan roda dua akan diangkut menggunakan truk, sementara pemudiknya akan diantar menggunakan bus menuju daerah tujuan.

“Inisiatif ini disiapkan oleh Polda Jawa Tengah untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat agar perjalanan mudik bisa lebih aman dan nyaman,” kata Luthfi.

Ia pun mengingatkan para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Jika merasa lelah, pengendara diminta untuk beristirahat terlebih dahulu dan tidak memaksakan diri.

“Kalau sudah lelah, silakan keluar tol untuk beristirahat. Jangan dipaksakan, karena keluarga menunggu di rumah,” pesannya.

Sementara itu,ditambahkan oleh Direktur Jasa Marga Jogja Bawen (JJB) dioerkirakan jalan tol fungsional Bawen Ambarawa ini akan dilewati 7.000 kendaraan per hari.

" Jika kita melihat pemghitungan di exit bawen yang melintas di sana bisa mencapai 18.000 kendaraan. Sehingga estimasi kami untuk kendaraan yang masuk ke Bawen jogja bisa mencapai sekitar 7.000 kendaraan per hari," imbuhnya. (abc/buz)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral