- Teguh Joko Sutrisno/tvOne
Heboh Ular Sepanjang 1,5 Meter Masuk ke Posko Mudik di Tol Kalikangkung Semarang
Semarang, tvOnenews.com - Suasana di Posko Mudik Gerbang Tol Kalikangkung Kota Semarang, Jawa Tengah, mendadak berubah tegang pada Jumat (20/3) pagi. Sebuah insiden tak terduga terjadi. Seekor ular dengan panjang sekitar satu setengah meter tiba-tiba muncul di posko.
Kemunculan reptil tersebut memicu ketegangan. Saat itu sejumlah petugas yang sedang bersiaga mengamankan arus mudik masyarakat.
Area yang biasanya sibuk dengan koordinasi lalu lintas seketika riuh karena para petugas berusaha menghindari posisi ular yang terus bergerak masuk ke bagian dalam ruangan posko.
Di tengah situasi yang menegangkan tersebut, seorang personel Brimob dari Kompi 3 Batalyon A Pasadena bergerak takstis. Aipda Suhartono dengan sangat sigap menangkap dan mengevakuasi ular tersebut dari dalam area petugas.
Beberapa personel lain sempat mengawasi pergerakan ular dari kejauhan guna memastikan keamanan. Sementara itu, petugas lainnya tetap berupaya menjaga agar situasi di sekitar Gerbang Tol Kalikangkung tetap kondusif dan tidak mengganggu alur pelayanan bagi para pemudik yang melintas.
Dengan gerakan yang perlahan namun pasti, Aipda Suhartono melumpuhkan dan mengamankan ular tersebut tanpa menggunakan alat khusus yang rumit. Beruntung insiden ini tidak menimbulkan korban luka maupun gangguan operasional yang berarti di posko terpadu tersebut.
Aksi cepat ini dilakukan semata-mata demi menjaga rasa aman dan nyaman bagi seluruh personel yang bertugas di garda terdepan pengamanan Lebaran. Setelah dievakuasi dengan aman, ular itu kemudian dibawa untuk selanjutnya dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya yang jauh dari jangkauan aktivitas masyarakat umum.
Dalam keterangannya setelah kejadian, Aipda Suhartono mengaku sama sekali tidak menyangka akan menghadapi tantangan unik seperti ini di tengah tugas pengamanan mudik.
"Awalnya mendapat laporan mendadak dari rekan sejawat yang melihat pergerakan mencurigakan di bawah meja posko. Kami tetap tenang demi memastikan keselamatan seluruh rekan kerjanya di lapangan. Prioritas utama adalah mengamankan ancaman sekecil apa pun agar fokus petugas dalam melayani pemudik tidak terpecah oleh rasa takut akan serangan hewan berbisa," jelas Aipda Suhartono.