- Youtube tvOneNews
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes: Buat Skenario Ayah Merantau Jualan Siomay di Tegal untuk Kelabui Keluarga
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri kasus anak diduga mutilasi hingga merebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah, mulai terungkap satu per satu.
Kasus ini terbongkar usai sang anak mendatangi kantor polisi. Kepada polisi dia mengaku telah menghabisi nyawa ayahnya sendiri. Namun, peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu, yakni Juli 2026.
Adapun terduga pelaku, yakni HS (24) dan korban adalah W (50). Berdasarkan pengakuan HS, dirinya menghabisi dan memutilasi ayahnya sendiri.
Setelah itu, dia menghilangkan jejak dengan cara membuang, membakar hingga merebus potongan jasad korban.
- tvOneNews
Kapolres Brebes Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Ali Akbar memaparkan kronologinya.
Pada Kamis (15/10/2026), HS mendatangi Polsek Kersana sekitar pukul 17.30 WIB untuk mengakui perbuatannya.
"Berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, peristiwa itu terjadi pada akhir Juli 2026 sekitar pukul 08.00 WIB di rumah korban di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes," ujarnya, dikutip Selasa (20/10/26).
Berdasarkan keterangan HS, saat itu W sedang tidur di dalam kamar. Melihat W tertidur, HS masuk ke kamar dan menggorok leher korban menggunakan pisau dapur.
Setelah itu, tubuh korban dimutilasi menjadi beberapa bagian. Kedua kaki korban dipotong menjadi tiga bagian. Begitu juga kepala dan tangannya.
HS lalu membawa potongan-potongan tersebut ke rumah HS yang berada di Perumahan MM (inisial).
Di sana HS memisahkan daging dari potongan tubuh korban.
"Berdasarkan pengakuan terduga pelaku, potongan daging korban dibuang ke sungai di wilayah Kecamatan Bulakamba. Sementara itu, tulang-belulang korban dibakar di belakang rumah terduga pelaku," terangnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kersana Aiptu Heri Sukamto mengatakan HS memotong tubuh ayahnya menjadi 10 bagian.
Potongan tubuh tersebut direbus selama dua hari sebelum dibuang ke aliran Sungai Kluwut, sedangkan tulang belulangnya dibakar hingga menjadi abu.
"Pengakuannya, ayah dia dibunuh dan dipotong 10 bagian. Potongan direbus dua hari hingga hancur dan dibuang ke Sungai Kluwut yang menuju ke laut. Tulangnya dibakar hingga menjadi abu," kata Heri.
Untuk mengelabui keluarganya, HS membuat skenario dengan menyebut ayahnya sedang merantau untuk berjualan siomay di Tegal.
"Sejak ayahnya tidak ada, HS kalau ditanya ibu selalu jawab ayahnya sedang merantau jualan siomay," terangnya.
Heri menyebut skenario itu selalu diucapkan HS apabila ada yang bertanya tentang keberadaan ayahnya yang sebenarnya sudah tewas.
Usai HS membuat pengakuan, polisi pun mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan kasus. Hingga saat ini, motif terduga pelaku melakukan aksi tersebut masih didalami. (nsi)