- tvOne - veros afif
Tongkang Bermuatan CPO Kandas di Gili Iyang, Nelayan Khawatir Pencemaran Laut
Sumenep, tvOnenews.com — Kapal tongkang Ocean Indo Marine dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran di perairan Pulau Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, Madura, sejak beberapa hari lalu. Insiden tersebut memicu kekhawatiran nelayan setempat karena dikhawatirkan menimbulkan pencemaran laut.
Salah satu nelayan Pulau Gili Iyang, Ahmawi, mengatakan total muatan kapal diperkirakan mencapai puluhan ton. Ia menilai kebocoran yang terjadi berpotensi berbahaya jika tidak segera ditangani.
“Total muatannya sekitar puluhan ton. Yang kami khawatirkan kalau kebocoran terus terjadi, maka tumpahan CPO terus mencemari pulau kami dan perairan di Sumenep, karena limbahnya bisa menumpuk dan itu bisa saja menjadi semakin sangat berbahaya,” ujar Ahmawi, Senin (26/01/2026).
Menurutnya, meski kondisi cuaca saat ini relatif lebih tenang karena kapal tidak lagi terkena gelombang besar, kebocoran kecil masih terus terjadi di titik yang sama.
“Kebocoran memang tidak berpindah-pindah, tetap di satu titik. Tapi minyak masih keluar terus. Kemungkinan karena kapal pernah rempet,” jelasnya.
Ia menambahkan, berkurangnya limbah yang terlihat saat ini diduga bukan karena kebocoran berhenti, melainkan karena limbah telah bergeser ke wilayah perairan lain.
Sementara itu, Kepala Desa Banraas, Pulau Gili Iyang, Fathorrahman, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu hasil sampling yang telah diambil oleh pihak terkait serta penjelasan resmi dari perusahaan pemilik kapal.
“Kami masih menunggu penjelasan dari pihak terkait, seperti hasil sampling dan langkah selanjutnya. Apakah kapal ini memungkinkan untuk ditarik atau tidak,” kata Fathorrahman.
Ia menegaskan, jika penanganan kapal memerlukan persetujuan dari perusahaan, maka pihak desa dan masyarakat akan mendorong agar izin dan keputusan segera diberikan demi mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.
Ia juga menegaskan, jika penanganan tidak segera dilakukan, dirinya khawatir apabila badai kembali melanda, kebocoran kapal tongkang tersebut bisa saja semakin parah sehingga tumpahan CPO akan semakin besar volumenya.
Warga dan nelayan Pulau Gili Iyang berharap adanya penanganan yang cepat dan transparan dari pihak terkait agar ekosistem laut tetap terjaga dan aktivitas nelayan tidak terganggu. (ver/gol)