- tim tvone - habib
Menko Bidang Pangan Kunjungi Kampung Bandeng di Gresik, Perkuat Stabilitas Harga hingga Transformasi Bandeng Pangkah Wetan
Pria yang akrab disapa Kades Sandi ini mengungkapkan bahwa kehadiran pemerintah memberikan dampak nyata terhadap kualitas dan kuantitas hasil panen petani tambak, hingga lonjakan produksi dan potensi pasar.
"Total produksi budidaya mencapai 20.000–25.000 ton per tahun. Sedangkan untuk produksi tangkap 15.000–20.000 ton per tahun," terangnya.
Menurut Sandi, permintaan pasar tinggi, hingga saat ini, seluruh hasil produksi masih terserap habis oleh pasar lokal. Tingginya antusiasme pasar domestik membuat stok bandeng sering kali masih belum mencukupi untuk memenuhi permintaan luar daerah maupun ekspor.
Menanggapi arahan pemerintah pusat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sandi menyatakan kesiapannya untuk memasok kebutuhan protein dari ikan bandeng. Namun, ia menyadari adanya tantangan fisik pada ikan bandeng, yaitu durinya yang tajam.
"Kami sedang mencari formulasi pengolahan yang tepat. Karena bandeng memiliki banyak duri yang rentan bagi anak-anak. Kami berencana mengolahnya menjadi bandeng presto atau otak-otak agar aman dan nyaman dikonsumsi dalam menu MBG," ujar Sandi.
"Langkah hilirisasi ini diharapkan tidak hanya mendukung kecukupan gizi anak sekolah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi warga Pangkah Wetan," tandasnya.
Usai mengunjungi kampung perikanan budidaya "Kampung Bandeng", Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan beserta rombongan meninjau gerai KDMP Desa Pangkah Wetan yang menjual bahan pokok dan hasil olahan ikan yang dihasilkan UMKM. (mhb/hen)