- tvOne - hartono ronggolawe
Oknum ASN di Tuban Hajar 4 Petugas SPBU, Ditangkap Polisi
Tuban, tvOnenews.com - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, akhirnya ditangkap petugas Satreskrim Polres Tuban di rumahnya, Senin (09/02) sekitar pukul 19.00 WIB.
Oknum ASN yang diketahui bernama Sujarwo, staf Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, yang bertugas di bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), ditangkap setelah polisi menetapkan dirinya sebagai pelaku penganiayaan terhadap empat orang karyawan SPBU di wilayah Parangbatu, Kecamatan Parengan.
Penangkapan ASN yang juga sebagai sopir pribadi Camat Parengan tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Tuban IPTU Siswanto.
“Jadi setelah kami mendapat laporan terkait penganiayaan, kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan mengamankan barang-barang bukti termasuk rekaman cctv, pelaku inisiaj SJ kami tangkap di rumahnya,” terang Siswanto.
Ditambahkan Pak Sis, demikian Kasi Humas Polres Tuban ini kerap disapa, pelaku dijemput di rumahnya di Dusun Kersan, Desa Kumpulrejo, Parengan, tanpa perlawanan. Ia hanya pasrah dan tertunduk lesu saat tangannya diborgol, digelandang petugas Satreskrim ke Mako Polres Tuban.
Guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut, kini pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolres Tuban. Selain terancam Pasal 466 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, sebagai ASN pelaku juga terancam sanksi dari pemerintah kabupaten setempat.
Dikabarkan sebelumnya, viral di media sosial seorang oknum ASN mengamuk dan melakukan pemukulan terhadap empat karyawan SPBU di Jalan Cokrokusumo Parengan–Bojonegoro, Desa Parangbatu, Parengan, Tuban, Sabtu (07/02) sekitar pukul 18.45 WIB.
Informasi yang diperoleh di lapangan, peristiwa berawal saat pelaku hendak mengisi BBM Pertamax. Saat itu, di depan pelaku sudah ada sepeda motor yang juga tengah mengantre terlebih dahulu. Posisi mobil pelaku berada tidak sempurna di belakang antrean sehingga diminta untuk menunggu giliran.
Pada saat bersamaan, Ferdi, petugas SPBU, tengah melayani sepeda motor yang sudah mengantre lebih dahulu.
Entah apa sebabnya, tiba-tiba pelaku turun dari mobil, menghampiri Ferdi, dan langsung menjambak rambut serta memukulnya berulang kali. Melihat kejadian tersebut, Ali Nasroh, mandor SPBU, mendekat berusaha melerai dan menanyakan masalahnya. Pelaku yang nampaknya marah tanpa kendali tidak menjawab, namun justru langsung memukul perut Ali Nasroh dengan keras.