- tvOne - Rohmadi
5 Remaja di Jombang Terluka Akibat Ledakan Petasan Rakitan, Satu Korban Harus Amputasi Jari
Jombang, tvOnenews.com – Lima remaja di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami luka serius setelah petasan rakitan yang mereka buat meledak, Jumat malam (13/3).
Akibatnya, para korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan hingga 30 persen. Bahkan satu korban harus menjalani amputasi jari.
Peristiwa ledakan terjadi di teras rumah milik Lia Alfianti di Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, lima remaja berusia antara 16 hingga 18 tahun diduga tengah merakit petasan sebelum akhirnya terjadi ledakan.
Ledakan keras tersebut tidak hanya melukai para korban, tetapi juga merusak bagian rumah di lokasi kejadian. Atap teras dan kaca jendela rumah dilaporkan pecah akibat kuatnya ledakan.
Salah satu warga sekitar, Karsono, mengatakan dirinya sempat terkejut saat mendengar suara ledakan keras dari arah rumah tetangganya.
“Saya waktu itu sedang tidur. Tiba-tiba terdengar ledakan keras, saya langsung bangun dan keluar rumah. Ternyata lima anak sudah dalam kondisi luka-luka, kulitnya melepuh,” ujarnya, Minggu (15/3).
Warga kemudian bergegas menolong para korban dan membawa mereka ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang Dimas Robin Alexander membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kelima remaja memang sedang merakit petasan sebelum terjadi ledakan.
“Menurut keterangan saksi di lokasi, lima anak dengan rentang usia 16 hingga 18 tahun sedang merakit mercon secara mandiri, kemudian terjadi ledakan,” jelasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti sisa petasan, paku, gunting, batang besi, sendok, selongsong petasan, serta potongan pakaian korban yang terbakar.
Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal bahan peledak yang digunakan para remaja tersebut.
Direktur RSUD Jombang dr. Pudji Umbaran menjelaskan bahwa kondisi luka bakar yang dialami para korban cukup serius.
“Tingkat luka bakarnya bervariasi, mulai dari 12 persen hingga 30 persen. Luka bakar akibat petasan biasanya cukup dalam sehingga harus ditangani secara serius,” katanya.
Dari lima korban yang dirawat, satu remaja mengalami cedera parah pada tangan kiri akibat ledakan tersebut. Setelah melalui diskusi dengan keluarga, tim medis akhirnya melakukan tindakan amputasi pada salah satu jari korban pada Sabtu sore.