news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

7000 Lebih Tenaga Kesehatan Disiagakan RSUD Dr Soetomo.
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Sebanyak 7000 Lebih Tenaga Kesehatan Disiagakan RSUD Dr Soetomo selama Libur Lebaran

Masa lebaran, Direktur RSUD dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa sebutkan pihaknya sudah siap untuk tetap melayani masyarakat saat libur lebaran.
Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55 WIB
Reporter:
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Sehubungan dengan kesiapan RSUD dr. Soetomo menghadapi masa lebaran, Direktur RSUD dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa menyebutkan pihaknya sudah siap untuk tetap melayani masyarakat saat libur lebaran

Masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan saat hari lebaran. Penyakit diabetes, hipertensi, diare dan sejumlah penyakit lain mengancam jika pola makan tak dijaga.

"Kami sudah bersiap. Untuk Sumber Daya Manusia (SDM), yang berjaga selama lebaran. Ada sekitar 7000 lebih personel, mulai dari dokter subspesialis, dokter spesialis, dokter yang berjaga onsite maupun on call, kemudian perawat hingga petugas lainnya sampai kasir,” ungkap Cita Rosita.

Selain SDM, lanjut Cita, sarana dan prasarana juga sudah disiiapkan, mulai dari obat-obatan, ketersediaan darah, alat kesehatan (alkes), alat kedokteran (aldok), hingga sistem pelayanan.

"Sistem rujukan terpadu juga tetap berjalan selama masa libur lebaran," ujarnya.

Sementara itu, penyakit paling banyak dikeluhkan saat libur lebaran. Berdasarkan data tahun lalu di rumah sakit milik Pemprov Jatim ini, selama rentang libur Lebaran terdapat sekitar 10 penyakit terbanyak.

"Diantaranya kelainan darah, penyakit metabolik seperti diabetes dan hipertensi, gangguan elektrolit, serta gangguan gastrointestinal seperti diare dan muntah, " jelasnya.

"Jadi, sebenarnya kasus yang paling banyak bukan kecelakaan, tetapi lebih ke penyakit metabolik dan penyakit non-kecelakaan," imbuh Cita.

Menurut Cita, sebagian memang penyakit bawaan, tetapi sering kali dipicu oleh pola hidup saat lebaran.

"Misalnya penderita hipertensi yang mengonsumsi makanan terlalu asin, atau penderita diabetes yang makan makanan manis secara tidak terkontrol,” ucapnya.

Selain itu, ada juga kasus diare atau muntah yang dipicu makanan yang sudah kedaluwarsa atau tidak layak dikonsumsi.

Untuk penyakit kronis, pihaknya sudah mengantisipasi sebelum masa libur dengan memastikan pasien mendapatkan obat yang cukup hingga setelah liburan. Namun jika di tengah libur mereka perlu mengambil obat, layanan tetap disiapkan.

"Apabila terjadi kondisi darurat, Instalasi Gawat Darurat (IGD) kami juga siap melayani," kilahnya.

Dia juga menambahkan, tidak ada pengurangan jumlah tempat tidur (bed) yang dioperasikan selama lebaran. Pihaknya tetap menyiapkan 1188 tempat tidur. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:42
02:13
02:29
22:32
02:38
01:37

Viral