- tvOne - wawan sugiarto
Jembatan Darurat Madakaripura Kembali Tersambung, Akses Tiga Desa dan ke Wisata Madakaripura Pulih
Probolinggo, tvOnenews.com – Jalur penghubung tiga desa sekaligus akses utama menuju wisata Air Terjun Madakaripura di Kabupaten Probolinggo kini kembali dapat dilalui setelah pembangunan jembatan darurat selesai dilakukan, Rabu (6/5/2026).
Proyek jembatan sementara yang menggunakan konstruksi modular tipe Acrow panel ini rampung dikerjakan oleh Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 5 Malang bersama Kodim 0820 Probolinggo dan unsur TNI lainnya.
Sebelum difungsikan, dilakukan serangkaian uji kelayakan, mulai dari pemeriksaan kondisi tanah hingga uji beban menggunakan kendaraan kecil dan besar.
Komandan Yonzipur 5 Malang, Wahyu Wuhono Widhi Nugroho, menjelaskan bahwa proses pembangunan dipengaruhi oleh faktor cuaca serta kondisi tanah sebagai fondasi.
“Pembangunan jembatan modular Acrow panel ini dipengaruhi oleh faktor cuaca dan struktur tanah untuk fondasi. Jembatan ini dibangun di atas timbunan tanah yang dipadatkan secara bertahap,” ujarnya, Rabu (6/5).
Dari hasil pengujian, jembatan mampu menopang beban lebih dari 12 ton. Namun demikian, untuk menjaga keamanan dan ketahanan konstruksi, beban kendaraan yang melintas dibatasi.
“Karena akan digunakan hingga satu tahun ke depan, penggunaannya harus disesuaikan dengan kapasitas kekuatannya, yakni maksimal 8 ton untuk lalu lintas normal,” imbuhnya.
Selain pembatasan tonase, sistem melintas juga akan diatur secara bergantian, khususnya untuk kendaraan roda empat hingga truk ringan. Hal ini dilakukan agar jembatan darurat tetap aman digunakan hingga rencana masa operasionalnya yang diperkirakan sampai tahun 2027.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputra, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan permanen segera dipersiapkan.
“Pembangunan jembatan permanen akan dimulai pada PAK 2026 dengan penyusunan DED. Selanjutnya awal 2027 dilakukan proses e-catalog, lalu dilanjutkan pembangunan,” jelasnya.
Diketahui, sebelumnya jembatan di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, yang menjadi akses vital menuju Air Terjun Madakaripura, mengalami longsor akibat hujan deras pada akhir bulan Maret silam.
Selain mengakibatkan akses warga antar desa dan menuju wisata Air Terjun Madakaripura terputus, peristiwa tersebut juga menyebabkan dua warga terluka saat melintas di lokasi kejadian. (wso/gol)