news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Khofifah tanam padi dan panen raya menggunakan alsintan modern di Madiun..
Sumber :
  • tvOne - Erfan

Percepat Tanam Padi di Madiun, Khofifah Ingin Jatim Tak Hanya Jadi Penopang Ketahanan Pangan Tapi Juga Kedaulatan Pangan Nasional

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berusaha mendorong modernisasi alsintan, mulai dari penggunaan drone, transplanter, combine harvestar dan alsintan lainya. 
Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:13 WIB
Reporter:
Editor :

Madiun, tvOnenews.com_Gubernur Khofifah Indar Parawansa di dampingi Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan tanam padi dan panen raya menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern di area persawahan Desa Gading Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, Jumat (8/5). 

 

Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong percepatan pengolahan lahan dan masa tanam padi guna meningkatkan produksi padi khususnya di Madiun dan pada umumnya di seluruh Jawa Timur. 

 

Menurut Khofifah ketahanan pangan saat ini menjadi program utama Presiden RI Prabowo Subianto karena berkaitan langsung dengan stabilitas negara. Sehingga bisa dikatakan beras adalah produk politik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. 

 

“Saya menyebut beras adalah produk politik karena kalau orang tidak makan itu (beras) maaf, bisa revolusi. Oleh sebab itu stok beras kita harus cukup, aman dan harganya terjangkau oleh masyarakat.” Kata Khofifah dalam sambutannya. 

 

Maka dari itu, dalam hal ini peran petani sangatlah penting dalam menjaga kedaulatan bangsa. Terlebih Jawa Timur saat ini masih bertahan sebagai lumbung pangan nasional dengan luasan lahan pertanian mencapai 2,43 juta hektare.

 

“Stabilitas harga gabah juga tak kalah penting agar para petani tetap semangat berproduksi, makanya di Madiun ini harga gabah kering panen (GKP) masih bagus yakni Rp. 7.500 per kilogram.” Imbuhnya.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berusaha mendorong modernisasi alsintan, mulai dari penggunaan drone, transplanter, combine harvestar dan alsintan lainya. 

 

“Dengan alsintan modern ini yang disumbangkan oleh Pemprov Jatim dan kementerian pertanian saya harap bisa mempercepat produksi dan semoga menjadi daya tarik untuk generasi muda.” terangnya. 

 

Jika lahan pertanian tersedia para generasi muda turun ke sawah dengan modernisasi alat pertaniannya, harga jual bagus maka Jatim dipastikan akan surplus dan dapat membuka peluang ekspor, salah satunya ke Arab Saudi. 

 

Dikesempatan yang sama, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Kabupaten Madiun akan berusaha untuk mempertahankan status swasembada pangan meski kekeringan, kemarau panjang, hingga saluran irigasi akan muncul di kemudian hari. 

 

“Insyaallah Kabupaten Madiun tidak ada yang kekeringan, kita sudah dibantu banyak mulai dari irigasi, pompa air, alsintan juga , insya Alloh Madiun aman.” ucapnya. 

 

Percepatan masa tanam padi ini pun diakui Hari tidak aka mengurangi kualitas tanah, unsur hara, karena sistem pemupukan telah didukung dengan teknologi modern. 

 

“Karena ada percepatan, otomatis sistem pemupukannya juga modern. Semua pakai teknologi. Jadi sekali lagi insya Allah Madiun kecukupan “ pungkas Hari. (men/ias)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral