news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran.
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:04 WIB
Reporter:
Editor :

Khofifah menjelaskan, program ini menjadi bukti bahwa SMK di Jawa Timur tidak hanya mencetak lulusan siap kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu menjadi penyuplai talenta vokasi untuk pasar kerja internasional.

“Ini menunjukkan bahwa SMK di Jawa Timur tidak hanya mencetak lulusan siap kerja di dalam negeri, tetapi juga menjadi penyuplai talenta vokasi untuk pasar kerja internasional,” katanya.

Selain itu, Khofifah menyebut para murid dan alumni tersebut memiliki peluang bekerja di berbagai sektor strategis global, seperti manufaktur, perkapalan, teknologi, perhotelan, kesehatan, konstruksi, logistik, hingga sektor pertanian modern.

"Mereka berpotensi bekerja di beberapa sektor seperti manufaktur, perkapalan, teknologi, perhotelan, kesehatan, konstruksi dan logistik," ungkapnya. 

Khofifah pun mencontohkan, Jerman saat ini membutuhkan tenaga kerja terampil di bidang pengelasan bawah laut, sementara Jepang membuka banyak peluang pada sektor pertanian dan industri.

Karena itu, Khofifah menekankan pentingnya penguatan kompetensi keahlian, kedisiplinan, serta kemampuan bahasa asing bagi murid SMK agar mampu bersaing di dunia kerja internasional.

"Selain bawa rezeki, bawa pulang ilmunya karena kalian pahlawan devisa serta jaga nama baik Bangsa Indonesia," pesan Khofifah.  

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jawa Timur terus mendorong pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri global. Menurutnya, lulusan SMK Jawa Timur harus mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang memiliki daya saing internasional.

"Kita ingin generasi muda Jawa Timur tidak sekadar pencari kerja, tetapi menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu menciptakan nilai tambah, memperluas jejaring dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat serta bangsa Indonesia," tuturnya. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik yang telah mendampingi dan membimbing para murid hingga mampu menembus pasar kerja global.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan vokasi tidak lepas dari peran para guru yang terus menanamkan karakter, kompetensi, semangat kerja keras, dan daya juang kepada para murid.

"Kepala sekolah dan guru telah menyiapkan murid yang go global dengan tetap menjadi figur yang menjaga nama bangsa Indonesia di kancah global," ungkapnya. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral