- tvOne - sandi irwanto
Puluhan Karyawan Rumah Sakit di Surabaya Donor Darah, Bantu Jaga Stok PMI
Surabaya, tvOnenews.com – Guna membantu ketersediaan stok darah di PMI Kota Surabaya, puluhan karyawan sebuah rumah sakit bersama masyarakat umum mengikuti aksi peduli donor darah. Diharapkan, melalui kegiatan ini ketersediaan kantong darah di PMI Kota Surabaya tetap aman dan terkendali. Selain itu, donor darah juga dipercaya membuat tubuh lebih segar dan sehat.
Meski ketersediaan stok darah di PMI Kota Surabaya relatif aman, gerakan sosial donor darah terus berlanjut. Salah satunya dilakukan oleh para karyawan RSI Surabaya Jemursari bersama masyarakat umum. Mereka antusias mendonorkan darah secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang didonorkan diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Nurman Hermawan, Kepala Bagian Pengembangan Bisnis RSI Surabaya Jemursari, mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan kerja sama dengan PMI Surabaya. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun.
“Jadi, tujuannya adalah kita ini untuk membantu PMI dalam penyediaan stok darah yang memang dibutuhkan. Alhamdulillah para karyawan disini cukup antusias mengikuti donor darah. Karena itu, kami memfasilitasi giat donor darah di rumah sakit ini,” ungkap Nurman.
“Memang, dengan donor darah itu juga mungkin rasanya menjadi lebih sehat. Jadi mereka banyak yang selalu rutin mendonorkan darahnya. Kalau ada agenda (donor) yang kita share di medsos itu, teman-teman selalu rutin mengunjungi rumah sakit untuk melakukan donor darah,” imbuhnya.
Nurman berharap kerja sama antara PMI Surabaya dan RSI Surabaya Jemursari dapat terus berlanjut sehingga komunitas pendonor darah di lingkungan rumah sakit tetap terjaga. Pada kegiatan kali ini, pihaknya menargetkan sebanyak 100 peserta mengikuti donor darah.
“Dengan donor darah ini banyak para pendonor yang merasakan manfaatnya selain jadi lebih fresh. Jadi memang mereka sebelum donor juga menyiapkan diri, harus makan sarapan, menjalani pemeriksaan kesehatan dan sebagainya. Jadi pola hidup ini yang nanti akan kita jadikan edukasi,” jelas Nurman.
Sementara itu, Nuzul Priharoyanto, salah seorang pendonor, mengaku telah puluhan kali mengikuti kegiatan sosial donor darah, termasuk yang digelar di rumah sakit milik Nahdlatul Ulama tersebut.