news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum PBNU saat berkunjung ke PPBU Tambakberas Jombang untuk meninjau persiapan Muktamar ke-35 NU..
Sumber :
  • tvOne - Rohmadi

Gus Yahya Hadiri Pemakaman Ayatullah Khamenei, Bawa Misi Perdamaian Indonesia ke Iran

Selama berada di Iran, delegasi Indonesia melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi negara, diantaranya Menteri Luar Negeri Iran, Ketua Parlemen Iran, serta Ketua Tim Perunding Iran. 
Minggu, 12 Juli 2026 - 17:03 WIB
Reporter:
Editor :

JombangtvOnenews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengungkapkan dirinya baru saja menuntaskan kunjungan diplomatik ke Iran sebelum bertolak ke Jombang untuk meninjau persiapan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Dalam kunjungan tersebut Gus Yahya menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang menghadiri prosesi penghormatan terakhir dan pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei

Kehadiran delegasi Indonesia tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa tetapi juga membawa pesan perdamaian di tengah situasi kawasan Timur Tengah yang masih diliputi ketegangan.

Hal itu disampaikan Gus Yahya saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (12/7), sekaligus meninjau kesiapan pesantren yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Menurut Gus Yahya delegasi Indonesia mendapat mandat untuk menyampaikan duka cita atas wafatnya Ayatullah Ali Khamenei sekaligus membawa pesan persahabatan dan komitmen Indonesia dalam mendorong terwujudnya perdamaian dunia.

"Kami datang untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatullah Ali Khamenei sekaligus membawa pesan agar berbagai konflik yang terjadi dapat diselesaikan melalui jalan damai yang membawa kemaslahatan bagi semua pihak," ujarnya.

Selama berada di Iran, delegasi Indonesia melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi negara, diantaranya Menteri Luar Negeri Iran, Ketua Parlemen Iran, serta Ketua Tim Perunding Iran. 

Dalam berbagai pertemuan tersebut Indonesia menyampaikan pentingnya upaya diplomasi dan dialog sebagai jalan keluar dari berbagai konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Selain mewakili pemerintah Indonesia, Gus Yahya juga membawa aspirasi moral warga Nahdlatul Ulama. Ia menegaskan bahwa sejak awal memanasnya konflik di Timur Tengah, PBNU terus mengajak warga nahdliyin untuk memanjatkan doa demi keselamatan umat Islam dan terciptanya perdamaian dunia.

"NU sejak awal menyerukan agar konflik tidak semakin meluas. Kami mengajak seluruh warga nahdliyin untuk terus mendoakan perdamaian dan keselamatan bagi semua pihak," katanya.

Menurut Gus Yahya pesan perdamaian yang disampaikan delegasi Indonesia mendapat respons positif dari para pejabat Iran. Meski situasi kawasan masih diwarnai ketegangan, terdapat keterbukaan terhadap berbagai upaya diplomatik yang bertujuan menciptakan stabilitas dan perdamaian. (roi/ias)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral