news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Upaya memperkuat literasi sains sejak usia dini terus dilakukan melalui inovasi pembelajaran yang menggabungkan pendekatan berbasis lingkungan dan teknologi..
Sumber :
  • Antara

TIM PKM UNWAHA Latih Guru Kembangkan Media Pembelajaran Sains Berbasis IoT

Upaya memperkuat literasi sains sejak usia dini terus dilakukan melalui inovasi pembelajaran yang menggabungkan pendekatan berbasis lingkungan dan teknologi.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:00 WIB
Reporter:
Editor :

Selain membuat miniatur ekosistem, peserta juga diperkenalkan dengan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pembelajaran melalui penggunaan sistem penyiraman otomatis pada terrarium. Sistem sederhana ini memanfaatkan sensor suhu dan kelembapan yang terhubung dengan pompa air sehingga penyiraman tanaman dapat berlangsung secara otomatis sesuai kondisi lingkungan. Selain membantu perawatan media pembelajaran, pengenalan IoT diharapkan dapat membuka wawasan guru mengenai pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti sesi praktik, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang sekaligus memanfaatkan media pembelajaran berbasis lingkungan secara berkelanjutan di sekolah.

Kepala TK KB Al Fath Pare, Uswatul Fauziyah, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut karena memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami. Selama ini pembelajaran sains lebih banyak dilakukan melalui buku cerita dan media sederhana. Melalui pelatihan ini, kami memperoleh wawasan sekaligus keterampilan baru dalam membuat aquascape, terrarium, serta memanfaatkan teknologi IoT sebagai media pembelajaran yang menarik bagi anak usia dini," ujarnya.

Menurutnya, media pembelajaran yang dikembangkan dalam pelatihan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret sehingga dapat meningkatkan rasa ingin tahu anak terhadap lingkungan sekitar.

"Kami berharap media yang telah dibuat tidak berhenti pada saat pelatihan saja, tetapi dapat terus dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Semoga kerja sama antara TK KB Al Fath Pare dengan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian dan pendampingan lainnya," tambah Uswatul Fauziyah.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap guru dapat mengembangkan pembelajaran sains yang lebih kontekstual, menyenangkan, dan berpusat pada pengalaman belajar anak. Aquascape dan terrarium diharapkan tidak hanya menjadi media visual di kelas, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan observasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta literasi sains sejak usia dini.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral