news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Ketua Forum Transportasi Laut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Rakhmatika Ardianto.
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, MTI Minta Penyebab Tak Dikaitkan dengan Usia Kapal

Penyebab kecelakaan KMP Virgo Transport 8 diminta tidak langsung dikaitkan dengan usia kapal.
Selasa, 15 September 2026 - 19:44 WIB
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com Penyebab kecelakaan KMP Virgo Transport 8 diminta tidak langsung dikaitkan dengan usia kapal. Pemeriksaan menyeluruh dan hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dinilai menjadi dasar untuk menentukan faktor penyebab kecelakaan.

Wakil Ketua Forum Transportasi Laut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Rakhmatika Ardianto, menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang terdampak. Ia menilai penanganan korban harus menjadi prioritas, sementara evaluasi keselamatan perlu dilakukan secara objektif agar menghasilkan perbaikan yang tepat.

“Jangan sampai istilah ‘kapal tua’ menjadi jawaban instan setiap kali terjadi kecelakaan. Tahun pembuatan memang merupakan informasi penting, tetapi bukan kesimpulan penyebab. Kita harus memberi ruang kepada KNKT untuk memeriksa fakta, bukan mendahuluinya dengan asumsi,” ujar Rakhmatika, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, dalam industri perkapalan tidak dikenal batas umur teknis secara mutlak. Yang menjadi pertimbangan adalah umur ekonomis, karena berbagai komponen kapal dapat diperbaiki, diganti, atau diperbarui.

“Kapal berbeda dengan manusia. Pelat, mesin, pipa, dan berbagai sistemnya dapat diperbaiki atau diganti. Walaupun usia kalendernya terus bertambah, tetapi kondisi teknis komponennya dapat dipulihkan melalui perawatan dan pembaruan," jelasnya.

Ia menambahkan, sistem klasifikasi kapal juga mencakup pemeriksaan berkala terhadap korosi, keretakan, deformasi, dan kelelahan struktur. Temuan yang membutuhkan perbaikan harus ditindaklanjuti sesuai persyaratan dan tenggat yang ditetapkan.

"Artinya, pembaruan komponen harus disertai pemeriksaan atas kondisi kapal secara keseluruhan," tandasnya.

Rakhmatika menjelaskan, umur ekonomis berkaitan dengan biaya mempertahankan kapal agar tetap beroperasi. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan perbaikan, penggantian komponen, pembaruan peralatan, dan waktu tidak beroperasi dapat meningkat.

"Pada tahap tertentu, pengusaha perlu menilai apakah mempertahankan kapal masih ekonomis atau lebih tepat melakukan penggantian armada," ucapnya.

Ia mencontohkan sejumlah kapal berusia lanjut yang masih digunakan di luar negeri, seperti M/F Oisang di Norwegia yang dibangun pada 1950, Star Ferry di Hong Kong dengan usia rata-rata 63 tahun, MV Tustumena di Amerika Serikat yang dibuat pada 1964, M/F Venosund di Denmark yang dibangun pada 1931, serta PS Trilium di Kanada yang dibuat pada 1910.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:16
01:02
02:26
05:17
01:10
05:30

Viral