news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Situasi wisata Gunung Bromo.
Sumber :
  • wawan sugiarto

Setelah Sepekan Ditutup Akibat Karhutla, Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali membuka kawasan wisata Gunung Bromo bagi wisatawan mulai Sabtu (19/9/2026) pukul 00.01 WIB.
Sabtu, 19 September 2026 - 10:08 WIB
Reporter:
Editor :

Probolinggo, tvOnenews.com – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali membuka kawasan wisata Gunung Bromo bagi wisatawan mulai Sabtu (19/9/2026). Wisatawan hingga pelaku jasa wisata dihimbau tidak melakukan aktivitas yang menyebabkan api.

Pembukaan kawasan wisata Gunung Bromo tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor PG.25/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 tentang Pembukaan Kembali Kawasan Wisata Bromo.

Kawasan Wisata Gunung Bromo kembali dibuka melalui empat pintu masuk, yakni dari Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang, mulai Sabtu dini hari pukul 00.01 WIB.

Dibukanya kembali kawasan wisata ini dilakukan setelah petugas gabungan berhasil melakukan penanganan dan pemadaman karhutla yang sempat meluas hingga wilayah Malang.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi di lapangan, BB TNBTS kemudian mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan membuka kembali kawasan wisata.

“Berdasarkan surat edaran Balai Besar TNBTS, wisata Gunung Bromo telah kembali dibuka dan bisa diakses wisatawan melalui seluruh pintu masuk, termasuk pintu masuk Cemorolawang, Probolinggo,” kata Kasat Pamobvit Polres Probolinggo, AKP Merdhania Pravita Shanti.

Meski kawasan wisata telah dibuka, wisatawan, pelaku jasa wisata, dan masyarakat tetap diminta mematuhi seluruh aturan kunjungan serta mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

TNBTS juga mengingatkan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran antara lain membuat api unggun, membakar benda apa pun, membuang puntung rokok, maupun melakukan aktivitas lain yang dapat menjadi sumber api.

Selain menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kelestarian kawasan, wisatawan juga diminta tidak mengganggu kegiatan pemantauan, patroli, pengamanan, maupun penanganan kebakaran yang masih dilakukan petugas.

“Kami mengimbau wisatawan untuk mematuhi petunjuk petugas di lapangan serta tidak menyalakan api atau melakukan aktivitas apa pun yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” imbuh AKP Merdhania Pravita Shanti.

Meski kebakaran telah padam, petugas akan terus berpatroli di titik-titik rawan karhutla, termasuk menyiagakan petugas dan kendaraan pemadam kebakaran. (wso/far)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral