news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Dari Nganjuk, Siswa SMK Belajar Digital hingga Karyanya Terjual ke Luar Negeri.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Dari Nganjuk, Siswa SMK Belajar Digital hingga Karyanya Terjual ke Luar Negeri

Siswa SMK di Nganjuk belajar keterampilan digital hingga menghasilkan karya yang terjual ke luar negeri dan mulai memperoleh penghasilan. Salah satu hasil
Rabu, 23 September 2026 - 22:38 WIB
Reporter:
Editor :

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa teknologi dapat mengubah jangkauan peluang. Siswa tidak harus berada di kota besar untuk mengenal pasar yang lebih luas. Dengan keterampilan yang tepat, karya yang dibuat dari daerah pun dapat diperkenalkan kepada konsumen di tempat lain.

Fasilitas Saja Tidak Cukup

Namun, kemampuan tersebut tidak muncul hanya karena adanya komputer atau perangkat digital di sekolah.

Sejumlah ruang belajar di SMK Digital PSM dan SMK Digital Alqomar sebelumnya masih memiliki kondisi yang terbatas. Plafon rusak, dinding membutuhkan perbaikan, dan fasilitas pembelajaran belum sepenuhnya mendukung kegiatan berbasis teknologi.

Dalam perkembangannya, beberapa ruang kemudian dilengkapi komputer, tablet, televisi, pendingin ruangan, serta berbagai perangkat pendukung pembelajaran digital.

Tetapi keberadaan perangkat bukan akhir dari proses. Siswa tetap membutuhkan guru yang mampu mendampingi, kurikulum yang sesuai, dan ruang untuk mencoba keterampilan yang mereka pelajari.

"Komputer, tablet, atau ruang kelas yang bagus hanyalah alat. Kalau tidak ada guru yang mendampingi dan sistem pembelajaran yang membuat anak-anak berkembang, fasilitas itu tidak akan banyak berarti," tambahnya.

Karena itu, pengembangan sekolah juga mencakup dukungan terhadap tenaga pengajar dan proses pembelajaran. Tujuannya bukan hanya membuat ruang kelas terlihat lebih modern, tetapi menciptakan lingkungan yang memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan yang relevan dengan dunia digital dan pekerjaan.

Dari Nganjuk untuk Kesempatan yang Lebih Luas

Persoalan akses menjadi salah satu alasan mengapa pendidikan digital mulai dikembangkan di dua sekolah tersebut. Perkembangan teknologi telah membuka berbagai jenis pekerjaan dan pasar baru, tetapi kesempatan untuk mempelajari keterampilan tersebut belum tentu dimiliki semua siswa.

Kondisi ekonomi keluarga, fasilitas sekolah, hingga akses terhadap teknologi dapat menjadi faktor yang menentukan.

"Saya percaya anak-anak di daerah punya potensi yang sama. Persoalannya sering kali bukan mereka mampu atau tidak, tetapi apakah mereka mendapatkan akses dan kesempatan," ujarnya.

Program tersebut kini diperluas melalui pembukaan 100 beasiswa penuh di SMK Digital Alqomar. Beasiswa itu ditujukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa agar dapat mengakses pendidikan tanpa keterbatasan biaya menjadi penghalang utama.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
05:10
03:00
05:01
06:41
06:14

Viral