- tvOne - m mahrus
Dandim Lamongan Minta Maaf atas Dugaan Penganiayaan Kepala Sekolah MI oleh Anggotanya
Munir mengaku kecewa atas tindakan kekerasan tersebut. Menurutnya, anggota TNI, khususnya Babinsa, seharusnya hadir untuk mengayomi dan melindungi masyarakat.
Meski mengaku terluka atas kejadian tersebut, Munir menyatakan tidak gentar menghadapi proses hukum. Ia bahkan mengaku semakin bersemangat untuk memperjuangkan keadilan.
"Saya ini mantan keamanan Langitan, sudah terbiasa. Jadi tidak ada trauma, justru tambah berani dan semangat untuk maju menuntut keadilan," terangnya.
Sementara terkait adanya upaya penyelesaian di luar hukum, Munir membenarkan sempat ada pihak yang memediasi pertemuan di rumahnya. Namun, keluarga besar, PCNU Lamongan, serta tim kuasa hukum menyepakati bahwa laporan di Polisi Militer tidak dicabut dan tidak ada kata damai untuk proses hukumnya. (mmr/gol)