- tim tvone - edy cahyono
Hari Santri Nasional 2026, Santri MAN 1 Kota Malang Bagikan 200 Paket Sembako untuk Ojol
Malang, tvOnenews.com - Puluhan santri dan santriwati Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan aksi nyata berbagi kepada masyarakat.
Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang sedang mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Raya Tlogomas, Kota Malang.
Kegiatan sosial ini menjadi cara para santri memaknai Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, sekaligus mengimplementasikan tema nasional tahun ini, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Paket bantuan yang dikemas dalam bentuk Snack Wave tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, diantaranya minyak goreng, beras, gula, mi instan, dan teh. Selain membagikan sembako, para santri juga menyuguhkan minuman kekinian hasil racikan barista santri, seperti Matcha Mix dan Coffee Mix, kepada petugas SPBU serta satuan pengamanan (satpam).
Kepala MAN 1 Kota Malang, Sutirjo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi santri kepada bangsa dan negara melalui aksi sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum Hari Santri harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya berperan dalam pendidikan dan keagamaan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial.
“Pesan kuatnya di Hari Santri Nasional tahun 2026, santri ini berkontribusi untuk negeri menuju Indonesia Emas. Apa pun ujian yang dihadapi negara, santri tetap mengabdi, memberikan contoh teladan, salah satunya dengan berbagi sembako bagi masyarakat, terutama ojol dan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sutirjo, Kamis (22/10).
Ia menambahkan, santri di era modern dituntut untuk semakin peka terhadap kondisi lingkungan dan mampu menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pemilihan SPBU sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan tersendiri. Menurut Sutirjo, para santri ingin memberikan semangat dan rasa nyaman kepada masyarakat, khususnya pengemudi ojol yang tengah menunggu giliran mengisi bahan bakar.
“Kami ingin menunjukkan bahwa apa pun ujian yang dihadapi, masyarakat, khususnya para santri, harus tetap memberikan yang terbaik. Sesuatu yang nyata adalah ketika kita bisa memberikan dampak bagi bangsa dan negara,” imbuhnya.