- Istimewa
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan kasus pembunuhan ini diduga bermula dari komunikasi antara istri sah dan siri.
Adapun kasus ini melibatkan seorang ayah berinisial DBM. Sementara itu, korbannya adalah ibu berinisial DH dan anak berinisial AG.
Tersangka yang merupakan suami siri DH ditangkap pada Minggu (25/10/2026). Penangkapan dan pengungkapan kasus itu bermula dari adanya laporan hilangnya DH dan AG yang berasal dari Bogor.
- Threads/piscessgurllss
Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan atas laporan hilangnya DH dan AG.
“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata hilangnya korban karena terjadi pembunuhan yang dilakukan suami siri dari perempuan,” katanya di Surabaya, Senin (26/10/2026).
Detik-Detik Ibu-Anak di Madiun Jadi Korban Pembunuhan
Disclaimer: Berita ini mengandung informasi tentang aksi kekerasan atau pembunuhan yang mungkin bisa memicu rasa tidak nyaman bagi pembaca.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Selasa (20/10/2026) di sebuah kamar hotel di Jalan Dr. Soetomo, Madiun, Jawa Timur.
DBM diduga lebih dulu membunuh DH. Setelah itu, DBM menghabisi AG yang masih berusia empat tahun. Kedua jasad korban lalu dibawa ke pekarangan rumah. Di sana DBM diduga membakar jasad korban.
Dia juga diduga menggunakan mesin penggilingan daging untuk menghancurkan bagian tubuh. Setelah itu, sisa-sisa jasad korban kembali dibakar.
DBM diduga akan membuang sisanya ke laut. Namun, hal ini masih didalami pihak kepolisian. Roy menduga tindakan sadis tersebut dilakukan untuk menghilangkan jejak.
Sejumlah barang bukti diamankan terkait kasus ini. Bersamaan dengan itu, pihak kepolisian masih mencari potongan tulang yang diduga berkaitan kedua jasad korban untuk melengkapi bukti dan mengungkap rangkaian tindak pidana yang terjadi secara menyeluruh.
Soal motif pembunuhan, Roy menyebut kasus ini diduga dilatarbelakangi persoalan rumah tangga yang memicu dendam.
Perselisihan tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
“Dendam karena persoalan rumah tangga,” ungkapnya. (nsi)