news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rekaman CCTV hotel di Madiun menangkap gambar ibu dan anak serta suami siri sebelum pembunuhan.
Sumber :
  • Istimewa

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:51 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Bukan cuma tungku api yang ditemukan di rumah terduga pelaku, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur.

Adapun kasus ini melibatkan terduga pelaku berinisial DBM. Sementara itu, korbannya adalah DH (30) dan AG (4).

Terduga pelaku merupakan suami siri DH yang berhasil ditangkap pada Minggu (25/10/2026). DH dan AG sebelumnya dilaporkan hilang, bukan dibunuh.

Disclaimer: Berita ini mengandung informasi tentang aksi kekerasan atau pembunuhan yang mungkin bisa memicu rasa tidak nyaman bagi pembaca.

Terduga pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun saat diamankan, Senin (26/10/2026).
Sumber :
  • Syamsul Huda-tvOnenews.com

Usut punya usut, kasus pembunuhan ini terjadi di sebuah kamar hotel di Madiun di Jalan Dr. Soetomo pada Selasa (20/10/2026). Kemudian, jasad DH dan AG dibawa ke pekarangan rumah terduga. DBM diduga membakar jasad korban di sana.

Tak hanya itu, dia diduga menggunakan mesin penggilingan daging untuk menghancurkan bagian tubuh sebelum kembali membakar

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan rekaman CCTV di salah satu hotel di Madiun itu menjadi salah satu petunjuk penting dalam pengungkapan kasus ini.

Dari rekaman yang dilihat, Jumhur menyebut terduga pelaku tampak membawa tas berukuran besar setelah pertemuan terakhir dengan korban.

"Kita urut pertemuan terakhir ada di salah satu hotel di wilayah Madiun. Kita dapat CCTV-nya. Target ini bawa tas besar," ujarnya, Senin (26/10/2026).

Terpisah, Kepala Polres Madiun Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Rizki Pratama mengatakan ada tiga lokasi yang dipilih untuk dilakukan olah TKP, yaitu sebuah hotel di Madiun, sebuah rumah di Gang Tentrem dan sebuah rumah di Jalan Kunir Nomor 13.

“Dari laporan tersebut, tim Opsnal Polres Madiun Kota melakukan penyelidikan kemudian menelusuri dari TKP awal sampai ke titik-titik lokasi lainnya. Dari hasil penyelidikan, ada indikasi terkait dengan terduga pelaku," ungkap Rizki.

Rizki mengatakan salah satu titik yang menjadi perhatian petugas dalam olah TKP adalah tungku api di bagian belakang rumah di Jalan Kunir.

Tungku api tersebut diduga digunakan untuk membakar jasad kedua korban setelah dimutilasi. Meski demikian, sambung dia, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut. (sha/nsi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral