- Threads/ikbalsermaf11 - Istimewa
Ternyata Ini yang Buat Keluarga Korban Percaya Ibu-Anak di Madiun Hilang, Terduga Pelaku Lakukan Hal Tak Terduga
Jakarta, tvOnenews.com - Ternyata hal inilah yang membuat keluarga korban percaya bahwa ibu dan anak di Madiun menghilang, bukan dibunuh.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan kasus pembunuhan ini terungkap dari laporan orang hilang ke Polres Madiun Kota.
Ibu dan anak itu berinisial DH (30) dan AG (4). Laporan itu ditindaklanjuti. Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan sejumlah kejanggalan sehingga kasus laporan hilang itu mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
Jumhur mengatakan terduga pelaku, yakni DBM ternyata ikut membuat laporan.
- Syamsul Huda-tvOnenews.com
“Pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan. Jadi selama itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang,” katanya, Senin (26/10/2026).
Adapun tersangka yang merupakan suami siri DH ditangkap pada Minggu (25/10/2026) di Jombang.
Sejumlah barang bukti diamankan dari kasus tersebut di antaranya mobil Mitsubishi Pajero, mobil Suzuki Karimun, serta sepeda motor.
Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dibunuh
Disclaimer: Berita ini mengandung informasi tentang aksi kekerasan atau pembunuhan yang mungkin bisa memicu rasa tidak nyaman bagi pembaca.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Jumhur menyebut peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Selasa (20/10/2026) di sebuah kamar hotel di Jalan Dr. Soetomo.
DH dibunuh terlebih dahulu dengan cara dicekik. Setelah itu, anak inisial AG dihabisi dengan cara yang sama.
“Jadi dilakukan oleh suami sirinya karena pertengkaran di sebuah hotel di wilayah Madiun. Terus dibunuh dengan cara mencekik. Anak sendiri pun diperlakukan yang sama, tapi beda tempat, di dalam mobil,” jelasnya.
Jumhur mengatakan pelaku diduga melakukan rangkaian tindakan keji untuk menghilangkan jasad setelah membunuh kedua korban.
Adapun cara yang digunakannya, yakni membakar, memotong hingga menggiling. Bahkan, tersangka diduga akan membuang sisa-sisanya ke laut agar jejak kejahatannya tak terlihat.
"Ini luar biasa, pembunuhannya berantai, dengan cara membakar dan memotong, menggiling bagian-bagian tubuh," ungkap Jumhur.
Jumhur menyebut saat ini pihak kepolisian masih mendalami keterangan terduga pelaku serta mengumpulkan bukti dari sejumlah lokasi.