news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelaku pembunuhan sadis di Madiun sempat lapor orang hilang ke Polres Madiun Kota.
Sumber :
  • Threads/ikbalsermaf11 - Istimewa

Saat Melarikan Diri ke Jombang, Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Hanya Bersembunyi di Satu Tempat

Saat melarikan diri ke Jombang, ternyata tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun hanya bersembunyi di satu tempat saja. Polisi menyebut dia berada di rumah kerabatnya.
Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Saat melarikan diri ke Jombang, ternyata tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun hanya bersembunyi di satu tempat saja.

“Pelaku melarikan diri, tidak ke mana-mana, hanya ke satu tempat di Jombang,” kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H. M. Sihombing saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan di Madiun, Selasa (27/10/2026).

Berdasarkan keterangan, tersangka berinisial DBM (40) berada di rumah kerabatnya selama persembunyiannya di Jombang.

Hingga pada akhirnya DBM berhasil ditangkap pada Minggu (25/10/2026) dan kini telah diamankan.

Olah TKP kasus pembunuhan sadis istri siri dan anak di Madiun, Jawa Timur
Sumber :
  • Threads/piscessgurllss

DBM diduga membunuh DH (30) dan AG (4). Adapun DBM merupakan suami siri dai DH. Sementara itu, AG merupakan anak dari DH, bukan anak kandung DBM.  

Roy memaparkan kasus ini berawal dari adanya laporan orang hilang pada 5 Oktober 2026 lalu di Polres Madiun Kota.

Dari laporan itu dilakukan penyidikan dan penyelidikan orang hilang. Saat penyidikan dan penyelidikan dilakukan, ditemukan fakta mencengangkan bahwa DBM, DH dan AG pernah menginap di salah satu hotel di Madiun. Dari situlah kasus pembunuhan ini terungkap.

“Dari situ ditemukan jejak digital CCTV. Ditemukan fakta korban yang dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia. Pembunuhan terjadi 20 September 2026 di dua lokasi berbeda,” ujarnya.

Roy menyebut korban DH meninggal dunia di salah satu hotel di Madiun dengan cara dicekik.

Sementara itu, korban anak AG dicekik dalam mobil. Adapun alasan DBM turut menghabisi AG dalam kasus ini karena adanya kekhawatiran dari yang bersangkutan jika nanti AG menjadi saksi dalam peristiwa tersebut.

Adapun motif dari kasus ini karena adanya perselisihan hubungan pribadi tersangka dengan DH.

Untuk menghilangkan jejak kejahatannya, DBM membakar, menggiling hingga membuang jasad korban ke sungai.

“Waktu yang dibutuhkan dua hari mulai dari pembunuhan sampai mengamankan perbuatan yang dilakukan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ada kecenderungan tersangka ini bersifat superior.

“Yang bersangkutan ini sudah kita periksa psikologisnya. Memang dia punya kelebihan di tingkat IQ, di atas rata-rata. Dia juga punya kepintaran cukup tinggi,” terangnya.

Ketika ditanya apakah istri sah DBM mengetahui peristiwa ini, Roy menyebut istri sah DBM tidak mengetahuinya. (nsi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral