- Antara
Digital Governance sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
tvOnenews.com - Forum Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB UI) menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Digital Governance sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan: Memperkuat Kedaulatan Data dan Keamanan Ruang Digital Indonesia”, Kamis, 17 September 2026, di Gedung IASTH Lantai 5, Kampus UI Salemba.
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek ini menjadi ruang diskusi untuk melihat perkembangan tata kelola digital Indonesia dari perspektif ketahanan, keamanan, ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Forum Mahasiswa SPPB UI, Rosabela Izza, S.Sos., menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu identik dengan kemajuan manusia. Transformasi digital perlu memastikan manfaat teknologi dapat dirasakan secara inklusif, sekaligus mencegah munculnya bentuk ketimpangan baru dalam akses, infrastruktur, maupun literasi digital.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi. Muhammad Syaroni Rofii, Ph.D. membahas tantangan ketahanan digital di tengah perkembangan AI, internet, dan kejahatan transnasional, serta pentingnya membangun literasi dan perlindungan digital masyarakat.
Prof. Dr. Palupi Lindiasari Samputra membahas keterkaitan transformasi digital dengan ketahanan ekonomi, khususnya UMKM. Beliau menekankan bahwa adopsi teknologi perlu berjalan beriringan dengan ketahanan digital, penguatan kapabilitas, keamanan, serta kolaborasi melalui daya gotong royong digital.
Sementara itu, Khairy Fuadi, M.Hub.Int. menyoroti karakter era digital yang penuh dinamika dan ketidakpastian. Perubahan dapat terjadi secara cepat dan tiba-tiba, sehingga kemampuan beradaptasi dan kesiapan dalam merespons perubahan menjadi bagian penting dari ketahanan di era digital.
Berbagai perspektif tersebut memperlihatkan bahwa digital governance bukan sekadar persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut kedaulatan data, keamanan ruang digital, ketahanan ekonomi, kapasitas manusia dan institusi, serta kemampuan menghadapi perubahan.
Melalui diskusi ini, Forum Mahasiswa SPPB UI mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi turut mempertanyakan untuk siapa teknologi dibangun, bagaimana data digunakan, dan ke mana pembangunan digital Indonesia diarahkan.
Sebab, transformasi digital yang berkelanjutan bukan hanya tentang seberapa jauh teknologi berkembang, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat tetap berpihak pada manusia dan pembangunan yang inklusif.(chm)