- Idris Tajannang
Kisruh SNBP di Makassar, Ketua Komisi E DPRD Sulsel Meminta Dinas Pendidikan Berupaya Membuka Kembali Pendaftaran
Mereka berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem administrasi sekolah agar kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, mereka juga mendesak adanya reformasi kepemimpinan di sekolah yang bermasalah guna memastikan lingkungan belajar yang lebih baik dan kondusif.
Menanggapi permasalahan ini, Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Dr. Fadli Ananda, menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan pembukaan kembali pendaftaran SNBP bagi siswa yang belum terdaftar.
"Kami telah melakukan RDP bersama sekolah dan orang tua siswa untuk mencari solusi agar kejadian ini tidak terulang."tegasnya.
"Salah satu langkah yang diupayakan adalah memperbaiki sistem pendataan serta berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sulsel agar pendaftaran SNBP dapat dibuka kembali," sambungnya.
DPRD juga meminta siswa yang terdampak untuk tetap menyiapkan berkas pendaftaran agar, jika ada kesempatan pembukaan kembali sistem, mereka bisa segera mendaftar.
"Jadi kami tetap meminta teman-teman yang belum terdaftar menyiapkan seluruh berkasnya supaya ketika hal-hal itu terbuka kembali langsung bisa di klik dan bisa di masukkan siswa-siswa yang memenuhi syarat tersebut."imbuhnya.
Selain itu, kata Fadli, evaluasi akan dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran guna memastikan kejadian serupa tidak terjadi di tahun berikutnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, juga angkat bicara dalam RDP yang berlangsung pagi tadi. Ia mengakui bahwa permasalahan ini tidak hanya terjadi di Sulawesi Selatan, tetapi juga di berbagai daerah lain di Indonesia.
"Beberapa sekolah, baik negeri maupun swasta, mengalami kendala saat pendaftaran SNBP karena keterbatasan waktu yang sudah ditetapkan oleh panitia pusat. Kami telah mengirimkan surat permohonan ke panitia pusat untuk meminta perpanjangan waktu pendaftaran," ungkapnya.
Dinas Pendidikan Sulsel juga akan melakukan evaluasi terkait kelalaian yang terjadi di sekolah-sekolah yang terdampak. Jika ditemukan adanya kesalahan manajemen di tingkat sekolah, langkah tegas akan diambil agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain itu, terkait dugaan intimidasi terhadap siswa, Dinas Pendidikan Sulsel berjanji akan melakukan investigasi terhadap sekolah-sekolah yang dilaporkan melakukan tindakan tersebut. Jika terbukti, tindakan tegas akan diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab.