- idris tajannang
Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Meninggal di Area Kampus Gowa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sempat mengirim pesan suara kepada salah seorang rekannya sebelum ditemukan meninggal dunia. Dalam pesan itu, korban meminta temannya mencari dirinya di belakang Gedung Arsitektur kampus.
Saksi bernama Ahmad Naufal Imran mengaku langsung menuju kampus setelah menerima pesan tersebut. Saat tiba di lokasi, ia menemukan korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak di atas jalan beton.
Beberapa barang milik korban turut ditemukan di lokasi kejadian, di antaranya sebuah tas ransel berisi laptop, botol minum dan payung, telepon genggam, sepatu hitam, kartu mahasiswa, hingga kendaraan roda dua milik korban. Polisi juga menemukan sebuah pisau bergagang cokelat di sekitar lokasi.
Tim Inafis Polres Gowa bersama Bid Dokkes Polres Gowa kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah luka di bagian tubuh korban, termasuk luka memar di bawah mata kiri, luka gores di alis kiri, luka di pergelangan tangan kanan, hingga luka lecet di bagian punggung dan kaki.
“Semua temuan di TKP masih kami dalami. Untuk sementara, keluarga juga telah diarahkan membuat laporan resmi agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih lanjut,” tambah Ipda Andi Muhammad Alfian.
Jenazah korban sempat dibawa ke RS Yapika untuk mendapatkan penanganan medis. Namun pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum akhirnya dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarga.
Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki rangkaian peristiwa tersebut, termasuk mendalami keterangan para saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi. (itg/asm)