news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi lakukan Olah TKP di di Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar,.
Sumber :
  • Wawan Setiawan

Diduga Dipicu Uang Rp100 Ribu, Pemulung di Makassar Tewas Ditikam Teman

Polisi menduga pembunuhan dipicu kesalahpahaman terkait penggunaan uang milik pelaku yang diperparah karena keduanya berada di bawah pengaruh minuman keras.
Jumat, 10 Juli 2026 - 16:45 WIB
Reporter:
Editor :

Makassar, tvOnenews.com - Seorang pemulung bernama Dana Permana (30) tewas usai ditikam rekannya di Jalan AMD Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (8/7/2026) malam. Polisi menduga penikaman dipicu salah paham saat keduanya pesta minuman keras.

Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Manggala sekitar pukul 23.00 oleh istri korban, Halija (37). Polisi yang tiba di lokasi menemukan korban tergeletak di depan rumahnya dengan sejumlah luka tusuk.

 "Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi, mengamankan TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta melakukan serangkaian penyelidikan," ujar Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To'longan, Kamis (9/7/2026).

Korban mengalami luka tusuk di dada, bahu, perut sebelah kiri hingga menyebabkan usus keluar, serta luka di bawah rusuk kiri. Korban sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 00.00 Wita.

Semuel mengatakan identitas terduga pelaku berinisial DBL telah dikantongi dan kini masih diburu polisi.

"Identitas pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran anggota di lapangan," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban dan pelaku merupakan teman lama yang pernah merantau bersama di luar Sulawesi. Sebelum kejadian, keduanya menggelar pesta miras di samping rumah korban.

Saat itu, korban meminta istrinya membeli makanan dan rokok menggunakan uang milik pelaku sebesar Rp100 ribu dengan janji akan menggantinya. Seusai makan dan kembali mengonsumsi miras, pelaku meminta sisa uang kembalian.

Istri korban kemudian masuk ke rumah untuk mengambil uang. Tak lama berselang, ia mendengar suara pertengkaran. Saat keluar, korban sudah tergeletak bersimbah darah di depan pintu rumah, sementara pelaku melarikan diri.

Polisi menduga pembunuhan dipicu kesalahpahaman terkait penggunaan uang milik pelaku yang diperparah karena keduanya berada di bawah pengaruh minuman keras. Saat ini penyidik masih memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, dan memburu pelaku.

"Motif pasti masih dalam penyelidikan, saat ini penyidik masih masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi. ia mereka mabuk," ungkapnya. (wsn/frd)

 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:04
05:40
01:08
07:17
01:37
01:48

Viral