- Tim tvone - tim tvone
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar, Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun
Selain perdagangan antarpelaku usaha, Misi Dagang Jawa Timur–Kalimantan Barat juga menghasilkan komitmen investasi dari perusahaan asal Jawa Timur di Kalimantan Barat.
Pada sektor perdagangan, Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Surabaya mencatat transaksi penjualan rokok kepada PT Bentoel Prima di Kota Pontianak . Selanjutnya, Tutur Coffee dari Kabupaten Pasuruan menjual green bean coffee kepada HIPKA Kota Pontianak. Sementara PT Suri Tani Pemuka Kota Surabaya mencatat penjualan pakan ikan dan pakan udang.
Arus perdagangan dalam misi dagang ini juga berlangsung dua arah. CV Satrya Abdi Buana Surabaya melakukan pembelian arang batok kelapa dan briket sisha dari PT Korindo Complit Cardon Kabupaten Mempawah . Perusahaan yang sama juga membeli arang batok kelapa dari CV Insan Borneo Khatulistiwa Kota Pontianak . Sementara itu, CV Djadi Jaya Kota Malang mencatat transaksi penjualan kambing potong kepada PT Ratu Mitra Abadi Kabupaten Mempawah.
Misi Dagang ini merupakan misi dagang keenam yang dilaksanakan Jatim dengan provinsi lain di sepanjang tahun 2026 yang melibatkan 162 pelaku usaha, 62 dari Jawa Timur dan 100 dari Kalimantan Barat.
Misi Dagang dan Investasi ini digelar untuk meningkatkan jejaring konektivitas dua daerah sekaligus menggali potensi kerja sama lebih lanjut yang bisa dijalin antara Jawa Timur dan Kalimantan Barat.
Berdasarkan data Perdagangan Antarwilayah Jawa Timur dengan Seluruh Provinsi Tahun 2024, total nilai Perdagangan Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Barat sebesar Rp4,31 triliun, yang terdiri dari nilai bongkar (beli dari Kalimantan Barat) sebesar Rp562,27 miliar dan nilai muat (jual ke Kalimantan Barat) sebesar Rp3,75 triliun.
"Artinya neraca perdagangan Jawa Timur terhadap Kalimantan Barat mengalami surplus sebesar Rp3,19 triliun. Dari sisi penjualan Jawa Timur ke Kalimantan Barat," katanya.
"Kelima komoditas utama ini berkontribusi sebesar 96,21 persen terhadap total penjualan Jawa Timur ke Kalimantan Barat," katanya.
Sementara itu, pembelian Jawa Timur dari Kalimantan Barat didominasi oleh lima komoditas utama, yaitu minyak kelapa sawit mentah (63,84%), buah dan kernel kelapa sawit (27,78%), kayu gergajian (6,87%), tangerine mandarin clementine (1,49%), serta kemasan kertas dan karton (0,01%).