- Tim tvone - tim tvone
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Kalbar, Catatkan Transaksi Rp 2,529 Triliun
"Pada posisi ini, misi dagang menjadi instrumen strategis. Kita ingin mempertemukan daerah yang memiliki komoditas dengan daerah yang membutuhkan pasokan, memperpendek rantai distribusi, memperluas pasar produk unggulan, sekaligus memperkuat penggunaan produk dalam negeri," terangnya.
Secara kumulatif, sejak 2019 hingga 2026, Jawa Timur telah melaksanakan 53 kali misi dagang dalam negeri dengan total komitmen transaksi mencapai Rp41,28 triliun dari 2.282 transaksi serta melibatkan 2.654 pelaku usaha. Jawa Timur juga terus memperluas pasar internasional.
Sementara itu, tahun 2022 hingga Juli 2026, telah dilaksanakan delapan kali misi dagang luar negeri ke berbagai negara dan kawasan yaitu Riyadh – Arab Saudi, Kuala Lumpur – Malaysia, Dili – Timor Leste, Hong Kong, Osaka – Jepang, dan Singapura, dengan total transaksi mencapai Rp33,18 triliun.
"Ini menjadi bukti bahwa produk unggulan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi di pasar global. Semangat kolaboratif yang sama tentu perlu terus diperkuat dalam pengembangan perdagangan antar daerah, termasuk dengan Kalimantan Barat," ajaknya.
Gubernur Khofifah menyampaikan misi dagang adalah ikhtiar untuk mempertemukan potensi dan kebutuhan kedua daerah, memperluas jejaring usaha, memperkuat rantai pasok antardaerah, serta membangun kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
Melalui forum ini, potensi sektor industri, perdagangan, pertanian, perikanan, agribisnis, hingga peluang investasi dapat dipertemukan secara langsung dengan kebutuhan pasar.
"Salah satu yang sektor unggulan di Jawa Timur adalah peternakan, saat ini jumlah populasi sapi di Jawa Timur ini tinggi sekali, populasi sapi terbesar di Indonesia, dengan posisi kedua ini terlampau jauh perbedaannya, sektor ini bisa menjadi hal yang akan dikembangkan di Kalimantan Barat," tuturnya.
Oleh sebab itu, secara Khusus Gubernur Khofifah mengundang Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk dapat mengirimkan timnya melakukan training inseminasi buatan di Balai Besar Inseminasi Buatan milik Kementerian Pertanian yang ada di Singosari Jawa Timur.
Tidak jauh dari BBIB, juga ada UPT. Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak milik Pemprov Jatim di bawah naungan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang berfokus pada pembibitan serta pemeliharaan ternak ruminansia kecil seperti kambing, domba, dan kelinci.