news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jembatan Gantung Lubuk Sidup di Aceh Tamiang..
Sumber :
  • Satgas PRR

Pulihkan Mobilitas Warga Aceh Tamiang, Jembatan Gantung Lubuk Sidup Nadi Ekonomi Pascabencana

Sebagai infrastruktur sementara, Jembatan Gantung Lubuk Sidup efektif memulihkan mobilitas warga yang sebelumnya terputus akibat bencana hidrometeorologi di Aceh Tamiang.
Senin, 4 Mei 2026 - 15:42 WIB
Reporter:
Editor :

Jakatrta, tvOnenews.com - Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Bandar Pusaka dan Kecamatan Sekerak di Kabupaten Aceh Tamiang kini kembali berfungsi normal. Keberadaannya menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Sebagai infrastruktur sementara, jembatan ini terbukti efektif memulihkan mobilitas warga yang sebelumnya terputus akibat bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera bagian utara pada akhir November 2025.

Setiap hari, ratusan kendaraan melintasi jembatan tersebut. Warga memanfaatkannya untuk bekerja, sementara para pelajar menggunakannya sebagai akses utama ke sekolah. Kehadiran jembatan gantung ini tidak hanya memperlancar pergerakan, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial di dua kecamatan yang terhubung.

Hendra, warga Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, menyebut jembatan darurat ini sangat membantu kehidupan masyarakat. Ia menilai terbukanya kembali akses membuat aktivitas warga berjalan lebih lancar.

"Sangat terbantu lah dengan adanya jembatan ini," kata Hendra saat ditemui, Rabu (29/4/2029).

Sebelumnya, masyarakat mengandalkan jembatan beton sebagai jalur utama antar kecamatan. Namun, infrastruktur tersebut rusak akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025, sehingga mobilitas warga sempat terganggu.

Menanggapi kondisi tersebut, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera segera membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara. Langkah ini dinilai efektif karena mampu memulihkan konektivitas dalam waktu singkat dan mencegah keterisolasian berkepanjangan.

Atas upaya tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Satgas PRR yang dinilai sigap menghadirkan kembali akses penghubung.

"Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah," tambah Hendra.

Meski telah memberikan manfaat besar, warga tetap berharap pemerintah membangun jembatan permanen di lokasi tersebut. Mereka menginginkan infrastruktur yang lebih kuat dan nyaman untuk mendukung mobilitas jangka panjang.

Sebelumnya, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian memastikan proses pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana akan terus dilanjutkan. Upaya tersebut diarahkan dari sekadar pemulihan fungsional menuju pembangunan infrastruktur permanen yang lebih andal.

"Pekerjaan (memperbaiki infrastruktur) jalan terus. Saya menghargai betul upaya dari TNI/Polri yang tidak berhenti, kemudian juga BNPB semua bergerak, dan Menteri PU (Dody Hanggodo) juga luar biasa," kata Tito dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Tim Pengarah Satgas PRR di Kompleks Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (6/4/2026). (rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
02:43
01:22
04:53
01:15
00:51

Viral