news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel..
Sumber :
  • tim tvOne/tim tvOne

1 Kantong Jenazah Berisikan 2 Potongan Tubuh Diduga Ibu dan Anak Sedang Berpelukan

DVI Polda Sumsel RS Bhayangkara Moh Hasan terus melakukan proses identifikasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Karang Jaya, Muratara, beberapa waktu lalu.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:05 WIB
Reporter:
Editor :

Palembang, tvOnenews.com - DVI Polda Sumsel RS Bhayangkara Moh Hasan terus melakukan proses identifikasi korban kecelakaan maut yang terjadi di Karang Jaya, Muratara, beberapa waktu lalu. Dari hasilnya TIm DVI mengungkap adanya temuan baru saat pemeriksaan 16 kantong jenazah yang terima. 

Hal ini diungkap oleh Karumkit RS Bhayangkara Moh Hasan Kombes Pol Dr Budi Susanto. Dirinya menjelaskan, dari 16 kantong jenazah yang sebelumnya diterima, ternyata ditemukan 17 body part atau potongan tubuh korban, diduga ibu dan anak. 

“Jadi kemarin kita sampaikan ada 16 kantong jenazah yang datang, diduga 16 jenazah. Ternyata temuan hari ini ada 17 jenazah, jadi satu kantong ada dua body part (potongan tubuh) ditemukan, diduga dua body part itu sedang berpelukan," ungkapnya, Sabtu (9/5/2026), sore saat menggelar rilis hasil indetifikasi korban Kecelakaan maut tersebut. 

Lanjut Dr Budi, satu body part dewasa dan satu body partnya diduga anak berumur di bawah 5 tahun. "Iya, kemungkinan body part anak persis dibawa ketiak body part dewasa itu diduga ibu dan anak," ungkapnya. 

Ketika ditanya jenis kelamin ke dua body pert apa, ditambahkan Dr Budi, dirinya belum bisa memastikan. "Belum bisa saya sampaikan, namun 1 kantong itu ada dua body part potongan tubuh," jelasnya kembali. 

Seperti diberitakan sebelumnya, DVI Polda Sumsel RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang berhasil mengidentifikasi 17 jenazah korban kecelakaan maut yang terjadi di Karang Jaya, Muratara, Jumat (8/5/2025) sore. 

Hal ini diungkap oleh Karumkit RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol Budi saat menggelar hasil Indetifikasi pada korban kecelakaan tersebut. Dr Budi mengatakan dari 16 kantung jenazah yang mereka periksa, terdapat satu jenazah baru yang merupakan anak usia di bawah lima tahun, sehingga totalnya ada 17 jenazah yang diperiksa.

"Benar, dari hasil pemeriksaan 16 kantong jenazah yang kita terima kemarin. Didapatkan 17 body part atau 17 jenazah dengan keterangan di antaranya teridentifikasi 13 jenazah laki-laki dewasa, 3 jenazah perempuan dewasa dan satu diduga anak-anak yang belum bisa kita tentukan jenis kelaminnya,” bebernya. (Tim tvOne/wna)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral