news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Korban..
Sumber :
  • Istimewa

Diserang Ratusan Orang saat Panen Sawit, 25 Warga Rokan Hulu Luka dan 28 Orang Belum Diketahui Nasibnya

Para korban mendatangi Polsek Tambusai Utara untuk membuat laporan sekaligus menjalani pemeriksaan. Pada Senin (17/8/2026), sejumlah korban terlihat terbaring dan duduk di teras musala dekat polsek sambil menahan sakit.
Senin, 17 Agustus 2026 - 22:39 WIB
Reporter:
Editor :

Lahan-lahan yang disita Satgas PKH, sambung Aziz, dianggap tidak memiliki izin dan berada di dalam kawasan hutan.

Ia kemudian mempertanyakan dasar pengelolaan lahan tersebut apabila memang tidak memiliki izin.

“Kenapa saya bilang belum memiliki izin, karena Dirut (Direktur Utama) nya sendiri mengaku saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI pada Juli kemarin. Lalu, kalau memang lahan disita karena berada di kawasan hutan, buktikan dulu dong, betul nggak itu kawasan hutan,” kata Aziz.

Menurut Aziz, status kawasan hutan di Riau hingga 2016 masih berupa penunjukan. Ia juga menyinggung PP Nomor 33 Tahun 1970 tentang Perencanaan Hutan yang menurutnya mewajibkan pengukuhan kawasan hutan.

Polisi Buru Pelaku

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, membenarkan kejadian tersebut.

Kasus penyerangan telah dilaporkan ke Polsek Tambusai Utara. Polisi juga telah melakukan sejumlah tindakan, termasuk membawa korban untuk menjalani visum, membuat laporan, dan memeriksa para korban.

“Tindakan selanjutnya, memeriksa saksi-saksi, mencari keberadaan pelaku-pelaku dan melengkapi berkas,” kata Hasyim kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu.

Agrinas Sebut Ada Konflik Internal Koperasi

Sementara itu, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menanggapi konflik yang terjadi di Kebun Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.

Sekretaris PT Agrinas Palma Nusantara, Bambang Agustian, mengatakan perusahaan mengetahui adanya dinamika dan konflik internal di lingkungan Koperasi Karya Bakti yang berkaitan dengan pengelolaan lahan plasma di wilayah Kebun Batang Kumu II, Regional 4 Riau.

Bambang mengatakan perusahaan telah melakukan koordinasi dan upaya mediasi bersama pihak-pihak terkait serta berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Perusahaan telah melakukan koordinasi dan upaya mediasi bersama para pihak terkait, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” kata Bambang melalui keterangan tertulis, Minggu.

Bambang menjelaskan, benturan antarkelompok di lapangan mengakibatkan sejumlah pihak mengalami luka-luka.

Perusahaan bersama aparat keamanan telah mengambil langkah untuk meredakan situasi dan memastikan pihak-pihak yang membutuhkan mendapatkan penanganan medis.

Berita Terkait

1 2 3
4
5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

18:02
02:39
04:52
05:14
02:14
01:21

Viral