- Nuryanto/tvOne
4 Fakta Kasus Mutilasi di Sleman: Terjadi di Kamar Mandi Wisma hingga Adanya Sosok Pria Misterius
Sleman, tvOnenews.com - Ini 4 fakta kasus mutilasi di Sleman. Mulai dari terjadi di kamar mandi wisma hingga adanya sosok pria misterius.
1. Korban dimutilasi di kamar mandi wisma
Seorang wanita berinisial AI (34) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terpotong menjadi beberapa bagian di sebuah wisma di Jalan Kaliurang KM 18, Purwodadi, Pakem, Sleman, Yogyakarta.
Kepala Dukuh Purwodadi Kamri mengatakan korban mutilasi disebut-sebut datang ke wisma bersama seorang pria.
Awalnya pria tersebut datang seorang diri menggunakan sepeda motor ke wisma pada Sabtu (18/3/2023).
4 Fakta kasus mutilasi di Sleman, terjadi di kamar mandi wisma hingga adanya sosok pria misterius. Dok: Andri/tvOne
Lalu dia sempat meninggalkan wisma. Kamri menjelaskan pria tersebut sempat meninggalkan KTP ke penjaga wisma saat hendak keluar menjemput korban.
Bahkan, dia juga sempat meminjam kunci kamar kepada penjaga. Tidak lama kemudian, pria itu datang lagi ke wisma bersama korban.
"Menginap dari malam Minggu jam setengah 6 sudah sampai sana. Belum ada satu jam di situ terus pergi lagi. Datang lagi sama perempuan itu," ujar Kamri, Senin (20/3/2023).
Kamri menyebut pria tersebut melakukan perpanjangan sewa wisma hingga Minggu (19/3/2023).
Namun, saat Minggu dini hari, sepeda motornya sudah tidak ada di sekitar kamar.
Kecurigaan pun mulai muncul. Pasalnya, sampai Minggu malam tidak ada aktivitas apapun dari kamar tersebut meskipun lampu kamar dalam kondisi menyala.
Penjaga wisma yang curiga akhirnya berusaha masuk ke kamar dengan cara mencongkel jendela.
"Tadi malam sekitar jam setengah 11 itu diketok. Terus dibuka congkel lewat jendela kecil di kamar mandi itu," jelasnya.
Benar saja saat ditemukan kondisi korban telah terpotong menjadi beberapa bagian. Mereka pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakem.
2. Sosok pria diduga warga Temanggung
Dari informasi yang didapatkan tvOnenews.com, pria tersebut diduga berinisial HP yang merupakan warga Temanggung, Jawa Tengah.
Informasi tersebut berdasarkan KTP yang ditinggalkan dia di wisma. Sementara itu, korban merupakan warga Patehan, Yogyakarta.
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memburu terduga pelaku.