news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

57 Bhikku dari Thailand, Malaysia, Laos dan Indonesia tiba di Kompleks Kepatihan dan disambut hangat oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Senin (25/5/2026)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Perjalanan Spiritual Biksu Thudong Berlabuh di Kepatihan, Disambut Hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X

Rombongan Bhikku yang menjalani perjalanan spiritual atau disebut Thudong panjang melintasi berbagai wilayah akhirnya tiba di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (25/5/2026) sore. 
Senin, 25 Mei 2026 - 20:27 WIB
Reporter:
Editor :

Di lokasi yang sama, Ketua Panitia Pusat IWFP 2026, Tosin membeberkan beratnya perjuangan fisik yang harus dihadapi oleh para pemuka agama Budha tersebut selama berminggu-minggu di jalanan.

Bahkan, ia menyaksikan sendiri bagaimana keteguhan para bhikku yang menolak untuk berhenti beraktivitas meskipun didera cedera pada bagian kaki.

"Kalau saya amati di kakinya itu bisa ada 3 sampai 5 jahitan, ini sangat luar biasa. Walaupun terluka dijahit, biasa kan orang istirahat, ini tidak, besok tetap jalan melakukan perjuangan yang tanpa henti," ungkap Tosin. 

Selain ketahanan fisik, ia juga menceritakan bagaimana kesederhanaan para bhikku yang memilih untuk tidak merepotkan pihak penyelenggara.

Mereka menolak fasilitas mewah dan lebih memilih menyatu dengan fasilitas seadanya yang disediakan oleh warga atau pengurus tempat ibadah lokal.

"Para bhikku ini sangat sederhana hidupnya, mereka tidak tinggal di hotel meskipun panitia ingin memberikan yang terbaik. Mereka tidur lapangan terbuka, gedung-gedung pertemuan, Wihara, walaupun fasilitas apa adanya mereka tidak ada masalah dan sangat mudah dilayani," tambahnya.

Misi perdamaian ini dapat berjalan dengan solid di Indonesia berkat adanya kolaborasi erat dari berbagai organisasi keagamaan Budha.

Panitia Pusat mengonfirmasi bahwa pergerakan ini disokong penuh oleh dua pilar utama majelis Budha, yaitu Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) dan Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi).

Sementara itu, Ketua Panitia IWFP 2026 DIY, Tandean Harry Setio, menggarisbawahi pentingnya momentum ini bagi citra wilayah Yogyakarta di mata internasional.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk menunjukkan sikap ramah dan terbuka sesuai dengan arahan jajaran kepala daerah.

"Ada imbauan dari Gubernur DIY dan Walikota Yogyakarta bahwa kita harus menyambut dan menunjukkan Jogja sebagai city of tolerance. Mari bersama-sama turut serta menyambut sebagai wujud penghormatan, toleransi, bakat persaudaraan, dan dukungan terhadap pesan-pesan perdamaian," kata Tandean Harry Setio.

Tandean juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan di DIY yang telah bahu-membahu menyukseskan jalannya acara penyambutan ini.

"Sehubungan dengan rencana kegiatan tersebut tentunya dapat terlaksana berkat kerja sama dukungan dari berbagai pihak yang terkait di Daerah Istimewa Yogyakarta, kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih," ucapnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:51
04:08
01:05
05:05
01:41

Viral