- tangkapan layar instagram medantalk
Viral Pegawai SPPG Makan Chicken Katsu Sambil Olok-olok Korban, Begini Respons BGN
tvOnenews.com - Sebuah video pendek di media sosial mendadak menjadi sorotan setelah menampilkan seorang pria yang dikaitkan dengan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat menyantap chicken katsu sambil melontarkan ucapan yang dinilai warganet berkaitan dengan kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Potongan video tersebut kemudian menyebar di berbagai platform dan memicu perdebatan mengenai etika komunikasi petugas yang terlibat dalam program pemenuhan gizi masyarakat. Sorotan terutama muncul karena ucapan dalam video dianggap menyinggung kondisi salah satu korban dugaan keracunan MBG yang sebelumnya diberitakan mengalami gangguan ingatan.
Belakangan, Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa pria yang dikaitkan dengan video tersebut merupakan pegawai SPPG di wilayah Dlingo, Bantul.
Koordinator Regional BGN DIY Wirandita Gagat Widyatmoko mengatakan yang bersangkutan berposisi sebagai pengawas keuangan. BGN menyatakan telah memberikan teguran kepada pegawai tersebut maupun SPPG tempatnya bertugas.
Video Chicken Katsu Picu Sorotan di Media Sosial
Kasus tersebut bermula dari rekaman yang beredar luas di media sosial. Dalam video, seorang pria terlihat sedang menyantap chicken katsu yang disebut merupakan masakan hari sebelumnya.
Setelah mencicipi makanan tersebut, pria dalam video melontarkan pernyataan bernada satir mengenai kondisi ingatannya.
“Btw gua makan chicken katsu masakan kemarin, apakah masih enak? Oh tidak, ingatanku hilang 70 persen,” ujarnya dalam video yang beredar.
Ucapan tersebut kemudian dikaitkan oleh sejumlah pengguna media sosial dengan kasus Febiona Purba, siswi yang sebelumnya diberitakan menjadi korban dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG. Karena konteks tersebut, video memicu reaksi publik dan pertanyaan mengenai sikap pegawai yang bekerja dalam ekosistem penyelenggaraan program MBG.
BGN kemudian memberikan klarifikasi mengenai status pria dalam video tersebut. Gagat membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan pengawas keuangan pada SPPG di Dlingo.
“Betul yang bersangkutan berposisi sebagai pengawas keuangan. Yang bersangkutan sudah diklarifikasi oleh jajaran kami dan nanti akan di sampaikan kepada publik secara pribadi maupun dari SPPG yang bersangkutan,” kata Gagat kepada wartawan, Sabtu (19/9/2026).