news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ribuan pelari memadati Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada untuk mengikuti Jogja Run‘nShine pada Minggu (20/9) pagi..
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jogja Run’nShine 2026 Kolaborasikan Olahraga dengan Ekosistem Seni dan Kreatif

Ajang lari Run’nShine 2026 kembali digelar di GIK UGM Yogyakarta dengan menghadirkan konsep yang memadukan olahraga, kebersamaan, hiburan, serta kreativitas.
Minggu, 20 September 2026 - 23:33 WIB
Reporter:
Editor :

Sleman, tvOnenews.com – Ajang lari Run’nShine 2026 kembali digelar di Yogyakarta dengan menghadirkan konsep yang memadukan olahraga, kebersamaan, hiburan, serta kreativitas. Mengusung tema "Prestigious Fun Run", kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai perlombaan lari, tetapi juga menjadi ruang berkumpul bagi keluarga, teman, dan komunitas.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (20/9/2026) dengan mengambil lokasi start dan finish di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM). Lebih dari 2.500 peserta ambil bagian dalam dua kategori lari, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K).

Run’nShine 2026 merupakan hasil kolaborasi empat inisiator, yaitu Sirah Travel, Sedekat Imaji Rupa, GIK UGM, dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, penyelenggara juga membawa semangat pengembangan talenta lokal dan kampanye gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Dalam rangkaian acara tersebut, Laga Laju menghadirkan Barasuara sebagai bintang tamu utama.

Kehadiran Barasuara menjadi bagian dari konsep yang menempatkan olahraga sebagai bagian dari ekosistem seni dan kreatif. Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berolahraga, tetapi juga dapat menikmati hiburan musik dalam suasana kebersamaan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP Kagama), Basuki Hadimuljono, menyebut kegiatan tersebut memiliki arti tersendiri bagi Kagama. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk menjaga semangat kebersamaan di antara anggota dan masyarakat.

"Seperti halnya kegiatan apa pun bagi Kagama, tujuannya hanya satu, guyub, rukun, migunani," ujar Basuki yang juga menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

Basuki menilai olahraga tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas fisik. Lebih jauh, olahraga dapat menjadi sarana untuk membangun suasana yang menyenangkan dan mempererat hubungan antarpeserta.

Ia berharap agar masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut tidak hanya memperoleh manfaat dari aktivitas fisik, tetapi juga membawa pulang pengalaman yang membahagiakan.

"Guyub, rukun, migunani itu tujuannya adalah kebahagiaan. Enggak ada gunanya guyub, enggak ada gunanya rukun kalau tidak migunani. Tidak mungkin migunani kalau kita enggak rukun, enggak guyub," terangnya.

Menurut Basuki, semangat guyub, rukun, migunani akan terus dijaga Kagama melalui berbagai kegiatan, termasuk agenda lari yang digelar setiap tahun tersebut.

"Ini merupakan event tahunan yang sangat luar biasa. Tahun ini lebih dari 2.500 orang peserta, baik 10 kilometer maupun 5 kilometer. Mudah-mudahan ke depan nanti lebih banyak lagi," ujarnya.

Run’nShine 2026 juga menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Salah satu tambahan dalam pelaksanaan tahun ini adalah Sport Expo yang memberikan pilihan aktivitas lebih luas bagi peserta maupun pengunjung.

Adityo Gayuh dari Sedekat Imaji Rupa, salah satu kolaborator kegiatan, menjelaskan bahwa konsep yang dikembangkan sejak awal memang tidak diarahkan sebagai competitive run, melainkan prestigious fun run agar kegiatan dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan.

"Kita lihat banyak sekali pendaftar keluarga, jadi bapak, ibu bersama dengan anak-anaknya. Kami berharap event ini bisa mewarnai event-event lari di Yogyakarta," ungkap Adityo.

Ia melihat olahraga lari saat ini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Karena itu, penyelenggara berupaya menciptakan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar berlari dan mencapai garis finis.

"Senang-senang bareng, bareng-bareng keluarga, bareng-bareng teman, bareng-bareng komunitas," ujarnya.

Konsep tersebut kemudian diperkuat dengan kehadiran Sport Expo yang memungkinkan pengunjung untuk melakukan berbagai aktivitas lain, mulai dari melihat pameran, berbelanja, hingga menikmati pertunjukan musik.

"Kami mencoba melengkapi minat dari masing-masing peserta sendiri," katanya.

Tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi bagian dari penyelenggaraan Run’nShine 2026. Jumlah peserta disebut mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Untuk menambah kemeriahan, penyelenggara menyiapkan sejumlah hadiah yang diberikan melalui mekanisme pengundian.

Peserta kategori 10K berkesempatan memperoleh hadiah utama berupa paket umrah. Hadiah tersebut tidak ditentukan berdasarkan peserta yang paling cepat menyelesaikan lintasan, melainkan melalui pengundian.

Sementara itu, peserta kategori 5K memiliki kesempatan mendapatkan hadiah berupa perjalanan ke Turki. Mekanisme pemberiannya juga dilakukan melalui pengundian.

Hadiah lainnya diberikan untuk kategori best costume. Peserta yang dinilai memiliki kostum terbaik berkesempatan memperoleh hadiah perjalanan ke Tailan.

Adityo mengatakan, hingga kegiatan berlangsung, respons peserta terhadap penyelenggaraan Run’nShine 2026 terbilang positif. Respons tersebut juga terlihat dari berbagai unggahan peserta di media sosial.

"Alhamdulillah dari pantauan tim media kami, sejauh ini berjalan baik. Teman-teman peserta itu meluapkannya sekarang kita lihat di media sosial itu positif semua," pungkasnya. (Scp/Ard)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral