- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Usia 5 Hari di Sleman Terungkap, Polisi Amankan Pasangan Muda-Mudi di Ngaglik
Sleman, tvOnenews.com - Kasus pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di sebuah rumah warga di wilayah Sleman, DI Yogyakarta akhirnya terungkap. Polisi mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Penangkapan kedua pelaku dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan termasuk mencari rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
Hasil penyelidikan mengarah pada kedua pasangan muda-mudi tersebut. Penyidik lantas menetapkan keduanya sebagai tersangka setelah mereka dilakukan penangkapan pada Rabu (30/9/2026) lalu.
"Kedua tersangka diamankan aparat kepolisian di wilayah Ngaglik, Sleman," ungkap Iptu Argo Anggoro, Kasi Humas Polresta Sleman, Jumat (2/10/2026).
Pasca penangkapan, kedua tersangka kini menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Argo kemudian menerangkan kronologi penemuan bayi malang ini. Pada Minggu (27/9/2026) lalu, bayi tersebut ditemukan di sebuah kursi yang berada di depan rumah warga di Dusun Somosari, Ngrangsan RT 07/RW 04, Selomartani, Kalasan, Sleman.
Berdasarkan keterangan saksi I (61) yang merupakan warga setempat, dirinya sekitar pukul 13.00 WIB mendengar suara tangisan bayi.
Awalnya, suara tersebut dikira berasal dari anak tetangga. Namun sekitar pukul 13.30 WIB, tangisan bayi masih terdengar sehingga saksi mengecek ke sumber suara.
"Saat diperiksa, saksi mendapati seorang bayi perempuan dalam kondisi masih hidup berada di atas kursi di depan rumah milik warga," ucap Argo.
Atas temuan tersebut, saksi kemudian meminta bantuan A (48) warga setempat tetangga di sekitarnya untuk membawa bayi tersebut ke Puskesmas Kalasan guna mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Berdasarkan pemeriksaan tim medis, bayi itu diperkirakan berusia 5 hari dengan panjang 48 cm dan berat 2,95 kilogram. Setelah pemeriksaan awal, tim medis puskesmas segera merujuknya ke RS Bhayangkara agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. (scp/buz)