news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bitcoin catat penurunan beruntun, jatuhnya stablecoin hancurkan kripto.
Sumber :
  • ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi

Bitcoin Catat Penurunan Beruntun

Mata uang kripto mengalami kerugian besar pada Jumat (13/5/2022), dengan perdagangan bitcoin mendekati 30.000 dolar AS dan mencatat rekor penurunan beruntun karena runtuhnya TerraUSD.
Jumat, 13 Mei 2022 - 17:49 WIB
Reporter:
Editor :

"Lebih dari setengah dari semua bitcoin dan ether yang diperdagangkan di bursa adalah versus stablecoin, dengan USDT atau Tether mengambil bagian terbesar," kata analis di Morgan Stanley dalam sebuah catatan penelitian.

"Untuk jenis stablecoin ini, pasar perlu percaya bahwa penerbit memiliki aset likuid yang cukup yang dapat mereka jual pada saat tekanan pasar."

Perusahaan yang mengoperasikan Tether mengatakan memiliki aset yang diperlukan dalam obligasi pemerintah, uang tunai, obligasi korporasi dan produk pasar uang lainnya.

Tetapi Tether kemungkinan akan menghadapi ujian lebih lanjut jika para pedagang terus menjual, dan para analis khawatir bahwa tekanan dapat meluas ke pasar uang jika tekanan memaksa semakin banyak likuidasi.

Ether, mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, stabil di dekat 2.000 dolar AS pada Jumat setelah turun serendah 1.700 dolar AS pada Kamis (12/5/2022). Bitcoin dan Ether sekitar 60 persen di bawah rekor puncak yang dicapai pada November.

Saham-saham terkait kripto juga mengalami penurunan, dengan saham di broker Coinbase stabil semalam tetapi masih turun setengahnya dalam waktu kurang dari seminggu.

Di Asia, Huobi Technology dan BC Technology Group yang tercatat di Hong Kong, yang mengoperasikan platform perdagangan dan layanan kripto lainnya, mengalami penurunan mingguan lebih dari 17 persen.

Di tengah gejolak, Nomura pada Jumat mengatakan telah mulai menawarkan derivatif bitcoin kepada nasabah, langkah terbaru oleh lembaga keuangan tradisional ke dalam kelas aset. ant/prs

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:01
00:56
07:36
00:56
00:52
01:21

Viral