news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2026 bertajuk Ketahanan Pangan untuk Menjaga Kedaulatan Bangsa di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Selasa (13/1/2026)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Road to JFSS 2026, Kadin dan Pemerintah Sepakat Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Geopolitik Global

Pemerintah dan Kadin satu suara bahwa kemandirian pangan bukan sekadar ambisi ekonomi, melainkan syarat utama menjaga kedaulatan agar tidak tersandera impor.
Selasa, 13 Januari 2026 - 15:43 WIB
Reporter:
Editor :

“Kadin selalu ingin berpartisipasi bersama pemerintah dalam ketahanan pangan. Salah satunya melalui program MBG, di mana sekitar 1.000 dari target 30.000 SPPG atau dapur telah melibatkan partisipasi Kadin,” ujar Anindya.

Kadin menilai sistem closed-loop berpotensi diperluas ke hortikultura dan komoditas pangan lain, termasuk melalui jaringan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih.

Ia menegaskan fokus ke depan adalah memperkuat sektor pangan dan mangan demi peningkatan kesejahteraan dan penyerapan tenaga kerja. Untuk itu, Anin menekankan penyusunan roadmap yang konkret dan terukur.

JFSS 2026, katanya, tidak boleh berakhir sebagai forum diskusi belaka, tetapi harus melahirkan aksi nyata bagi ketahanan pangan nasional.

Staf Khusus Menteri Pertanian, Sam Herodian, menyebut percepatan swasembada pangan menjadi bukti keseriusan pemerintah.

“Presiden sejak awal menargetkan swasembada pangan dalam empat tahun, kemudian dipercepat menjadi tiga tahun, bahkan satu tahun,” ujar Sam.

Menurutnya, percepatan itu terjadi lewat deregulasi, penyederhanaan izin, pembiayaan, hingga pembentukan task force lintas kementerian dan lembaga.

“Ketahanan pangan tidak cukup hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut efisiensi, distribusi, harga yang adil bagi petani, serta kepastian pasar,” katanya.

Lalu, Direktur Jenderal AHU Kementerian Hukum, Widodo, menilai aspek hukum menjadi fondasi ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan hanya bisa terwujud jika didukung kepastian hukum yang kuat, mulai dari hulu hingga hilir,” ujar dia.

Widodo menekankan pentingnya instrumen seperti jaminan fidusia dan kekayaan intelektual sebagai kolateral pembiayaan sektor pertanian.

“Produk pertanian, hasil riset benih, hingga merek kolektif harus bisa diberdayakan sebagai aset ekonomi yang memiliki kepastian hukum,” katanya.

Lewat Road to JFSS 2026, pemerintah dan dunia usaha meneguhkan kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi menuju terwujudnya Indonesia Incorporated. Forum ini menjadi ruang strategis merumuskan solusi konkret di tengah tantangan global yang kian berat. (agr/rpi)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
08:13
08:52
02:17
01:33
03:09

Viral